News Ticker

Mantan Komandan Teroris: Turki Dukung ISIS di Suriah Utara

SURIAH – Seorang mantan komandan teroris mengungkapkan bahwa Turki telah mempersenjatai kelompok teroris ISIS di Suriah Utara.

Samir Bukana nom de guerre Abu Abdullah al-Mohajer, mantan komandan ISIS asal Maroko dan berkewarganegaraan Italia, bertanggung jawab mentransfer senjata dari Turki ke Suriah untuk ISIS, mengatakan kepada Hawar News berbahasa Kurdi, pada hari Sabtu, bahwa para teroris memasuki Suriah Utara dengan bantuan agen intelijen Turki.

Bukana, yang ditangkap oleh pasukan Kurdi saat ia melarikan diri ke Turki, dan menambahkan bahwa ia memasuki wilayah Jabal al-Akrad di provinsi Lattakia Suriah bersama dengan sekelompok teroris ISIS asing setelah tinggal di sebuah kamp milik badan intelijen Turki di Antakya.

BacaTurki Siagakan 50.000 FSA untuk Pertempuran dengan Tentara Suriah di Idlib.

Dia mengatakan bahwa teroris ISIS di Suriah Utara menerima perintah dari Turki, dan menambahkan bahwa mereka melarikan diri ke Turki setelah kalah berperang melawan tentara Suriah di Lattakia, untuk sementara waktu atas perintah Ankara dan kemudian dikirim ke Aleppo Utara untuk berperang melawan Kurdi setelah menerima senjata dan peralatan militer.

Bukana, yang juga anggota ISIS bertugas merekrut pasukan asing dari negara-negara Eropa untuk memerangi Suriah, mengatakan Turki memberikan keamanan bagi para teroris, misalnya menolak untuk mengekstradisi seorang teroris Australia ke Canberra dalam satu kasus seperti itu.

Dalam perkembangan yang relevan pada hari Sabtu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang bermarkas di London melaporkan bahwa 185 truk, yang membawa senjata dan amunisi, telah diberikan melintasi perbatasan oleh tentara Turki ke wilayah-wilayah yang dikuasai oleh militan yang didukung Ankara di Idlib dan provinsi Hama.

BacaAnalis: Idlib, Akhir Proxy AS di Suriah.

SOHR mengatakan bahwa 185 Truk, membawa sejumlah besar senjata dan amunisi termasuk rudal, diberikan jalan oleh tentara Turki melalui Kafr Lusin melintasi perbatasan ke daerah-daerah yang berada di bawah kendali Front Pembebasan Nasional di provinsi Idlib dan Hama.

SOHR Lebih lanjut mengatakan bahwa tentara Turki telah mengirimkan puluhan konvoi senjata dan amunisi ke Suriah melalui Kafr Lusin yang melintasi perbatasan ketika jet tempur Suriah dan Rusia tidak melakukan penerbangan tempur di wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, Jaringan Berita al-Manar Lebanon melaporkan pada hari Jumat bahwa hampir seratus kendaraan militer tentara Turki melintasi perbatasan Suriah dan memasuki utara Idlib. [ARN]

About ArrahmahNews (16337 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: