News Ticker

Rusia Tolak Tuduhan AS Soal Pasokan Bahan Bakar ke Korut

MOSKOW – Moskow menepis tuduhan Washington bahwa Rusia membantu Korea Utara memperoleh bahan bakar melalui pengiriman laut yang berarti melanggar sanksi atas Pyongyang.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pada hari Rabu (19/09) bahwa tuduhan itu tidak didukung oleh bukti.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, sebelumnya pada hari Senin menuduh Rusia “curang” atas sanksi PBB terhadap Pyongyang, mengatakan bahwa Washington memiliki “bukti pelanggaran Rusia yang konsisten dan luas.”

Baca: Menlu Korut Kunjungi Rusia

The Wall Street Journal melaporkan pekan lalu bahwa AS mengadakan koalisi multinasional untuk melacak kapal yang memasok bahan bakar ke Korea Utara yang melanggar sanksi PBB.

Mengutip para pejabat militer AS, Journal melaporkan pada 14 September bahwa Kerajaan Inggris, Australia, Selandia Baru, Kanada, Jepang, Korea Selatan dan Perancis akan bergabung dengan AS untuk membentuk koalisi, yang juga akan melibatkan sejumlah kapal perang dan pesawat pengintai militer untuk mengawasi dengan yang lebih baik pengiriman-pengiriman ke Utara.

Koalisi tersebut terbentuk meskipun ada seruan internasional terhadap Washington untuk mengurangi tekanan dalam upaya Pyongyang menuju denuklirisasi Semenanjung Korea.

Moskow dan Beijing telah meminta PBB untuk mempertimbangkan mengurangi sanksi terhadap Korea Utara sebagai tanggapan atas pembukaan dialog dengan AS dan menghentikan uji coba rudal.

Baca: Rusia Seru Penghentian Cepat Semua Sanksi atas Korut

Namun, Washington bersikeras mempertahankan “tekanan maksimum” pada Korea Utara, menekankan “denuklirisasi terlebih dahulu.”

Pyongyang telah mendesak Washington untuk mengambil tindakan timbal balik untuk isyarat niat baik, termasuk secara resmi mengumumkan diakhirinya Perang Korea dan menghapus sanksi. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: