News Ticker

Pemimpin Houthi: Bangsa Yaman Tak akan Pernah Menyerah

SANA’A – Pemimpin gerakan Houthi Ansarullah Yaman menggambarkan bahwa semangat juang pantang menyerah yang saat ini ditampilkan oleh seluruh saudara-saudari sebangsa dan setanah airnya demi untuk mencapai kebebasan dan martabat mereka, adalah alasan utama di balik semakin membabi butanya agresi militer rezim Riyadh.

“Bangsa Yaman tidak akan pernah menyerah, tidak peduli seberapa jauh koalisi pimpinan Saudi akan menekankan kampanye kriminalitas dan kebrutalannya. Masalah aliansi yang bermarkas di Riyadh dengan Yaman berakar dari perjuangan bangsa Yaman untuk hidup bebas dan bermartabat, ”ujar Abdul-Malik al-Houthi kepada para pendukungnya melalui pidato yang disiarkan langsung oleh televisi dari ibu kota Yaman, Sana’a pada hari Kamis malam (20/09).

Baca: Abdulmalik Houthi: Saudi Cs Berusaha Cekik Bangsa Yaman Melalui Tekanan Ekonomi

Ia menambahkan bahwa tanggung jawab utama bangsa Yaman adalah berperang tanpa henti melawan musuh di setiap front.

Houthi kemudian meminta semua orang yang mencintai kebebasan di Yaman untuk memobilisasi dukungan untuk pertempuran di provinsi barat negara, Hodeidah, dan sepanjang perbatasan dengan Arab Saudi.

Di tempat lain dalam sambutannya, pemimpin Ansharullah itu menyatakan dukungan untuk perlawanan Palestina terhadap rezim Israel.

Ia juga menyuarakan solidaritas dengan orang-orang Bahrain, yang telah menghadapi tindakan penindasan dan kekejaman rejim Al Khalifah sejak pemberontakan rakyat menerpa kerajaan kecil di Teluk Persia itu, pada pertengahan Februari 2011.

Baca: EKSLUSIF! Pernyataan Houthi atas Penangguhan Serangan di Laut Merah

Pada bulan Maret 2015, koalisi pimpinan Saudi dengan dukungan AS memulai perang melawan Yaman dengan tujuan menginstal ulang pemerintahan Hadi, sekutu dekat Riyadh dan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah. Agresi yang berlangsung tiga tahun lebih itu telah meluluh lantakkan berbagai fasilitas publik termasuk sekolah, Rumah Sakit, stasiun pompa air, gudang makanan dan sebagainya. Serangan juga menargetkan lingkungan perumahan sipil.

Ditambah dengan blokade yang menghalangi berbagai obat-obatan dan akebutuhan pokok memasuki negara termiskin di Semenanjung Arab tersebut,agresi Saudi telah menyebabkan lebih dari 600.000 orang tewas dan terluka di Yaman.(ARN)

About ArrahmahNews (16645 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: