News Ticker

Rouhani: Trump akan Berakhir Layaknya Saddam

TEHERAN – Presiden Hassan Rouhani mengatakan bahwa Iran akan mengalahkan Presiden AS Donald Trump sebagaimana apa yang telah mereka lakukan terhadap mantan diktator Irak, Saddam Hussein.

Pernyataan itu disampaikan Rouhani dalam parade militer di Teheran pada hari Sabtu (22/09) yang menandai awal pekan peringatan delapan tahun perlawanan Iran terhadap invasi Irak di tahun 1980-1988.

Sekitar 600 kapal mengambil bagian dalam latihan angkatan laut Teluk Persia, sehari setelah Iran mengadakan latihan udara di perairan itu, bersumpah bahwa “jawaban yang menghentak” menunggu musuh-musuh negara tersebut.

Baca: Rouhani: AS Alami Periode Paling Gelap Sepanjang Sejarah

“Hal yang sama akan terjadi pada Trump. Amerika akan mengalami nasib yang sama seperti Saddam Hussein,” kata Rouhani sebagaimana dikutip Press TV.

Presiden juga mengatakan bahwa Iran tidak akan meninggalkan senjata pertahanannya, termasuk misilnya “yang membuat Amerika sangat marah”.

“Saddam tidak mencapai tujuannya selama perang yang dipaksakan meskipun didukung oleh semua kekuatan global dan regional,” kata Rouhani.

Bagaimanapun, ia menambahkan bahwa Iran berhasil mencapai kemenangan militer, moral dan politik.

“Kita memenangkan kembali wilayah kita dari agresor. PBB dan Dewan Keamanan menetapkan Saddam sebagai orang yang memulai perang dan semua negara yang telah membantu Saddam kemudian menyatakan penyesalan dan mengakui kejahatan mereka,” kata Presiden Iran.

Baca: Rouhani: Trump Lancarkan ‘Perang Psikologis’ Saat Iran Bersiap untuk Sanksi

“Kisah yang sama akan terjadi pada Trump dan Amerika akan mengalami nasib yang sama seperti Saddam.”

“Hari ini, 38 tahun pasca invasi dan pelanggaran Saddam dari perjanjian Aljazair 1975, pemerintah AS mengulangi kisah yang sama seperti Saddam,” ungkap Rouhani.

Ia mengkritik Presiden AS Trump karena gagal menghormati hukum internasional dan mengecam keputusannya yang mengingkari komitmen Amerika dalam perjanjian multilateral seperti kesepakatan nuklir Iran 2015 yang telah didukung oleh Dewan Keamanan PBB.

“Hari ini, ini bukan lagi perang proksi. AS telah secara langsung melawan bangsa Iran dan mulai mengingkari janjinya,” kata Rouhani.

Di tempat lain dalam sambutannya, kepala eksekutif Iran itu menekankan bahwa negaranya tidak akan meninggalkan senjata pertahanannya dan lebih memilih untuk meningkatkannya.

“Iran tidak akan meninggalkan senjata pertahanannya atau mengurangi kemampuan pertahanannya. Kami akan meningkatkan kekuatan pertahanan kami hari demi hari. Fakta bahwa anda marah dengan misil kami berarti senjata kami yang paling efektif adalah rudal kami,” katanya. (ARN)

About ArrahmahNews (16640 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: