News Ticker

Arab Saudi Cegah 300.000 Pengungsi Palestina Tunaikan Ibadah Haji

RIYADH – Arab Saudi mengeluarkan arahan baru yang melarang hingga 300.000 pengungsi Palestina di Libanon untuk melaksanakan ibadah Haji.

Middle East Monitor dengan mengutip laporan Alarab.qa pada hari Rabu (19/09) menyebut bahwa Lembaga Palestina untuk Hak Asasi Manusia (Shahed), mengatakan bahwa Arab Saudi berhenti mengeluarkan visa bagi para pengungsi Palestina di Lebanon yang tidak memiliki paspor Otoritas Palestina (PA).

Shahed melaporkan agen perjalanan diberitahu oleh kedutaan Saudi di Lebanon untuk tidak menerima aplikasi dari orang-orang Palestina yang tidak memiliki paspor PA.

Baca: Doha: Saudi Cegah Warga Qatar Pergi Haji

Kelompok HAM itu mengatakan bahwa mereka khawatir tentang keputusan “tiba-tiba” Saudi tersebut, menyerukan Kerajaan untuk menjelaskan alasan dibalik pelarangan yang memiliki “konsekuensi berbahaya” pada para pengungsi Palestina dan masa depan mereka tersebut.

Menurut Alarab.qa, Shahed tidak bisa menghubungi pejabat kedutaan Saudi di Lebanon untuk mendapatkan informasi tentang masalah ini. Namun Shahed mengatakan bahwa kedutaan Otoritas Palestina (PA) di Beirut tidak menerima petunjuk resmi mengenai hal ini.

Shahed mengatakan langkah itu menambah beban lebih lanjut bagi para pengungsi Palestina karena membatasi kebebasan bergerak mereka dan membatasi kesempatan mereka untuk mendapatkan pekerjaan di Kerajaan, selain mencegah mereka melakukan haji.

Baca: Persatuan Ulama Tunisia: Saudi Gunakan Uang Haji untuk Bantai Muslimin di Negara Lain

Perlu disebutkan bahwa ribuan orang Palestina, yang memegang paspor Yordania, juga dilarang mengajukan visa Haji tahun ini.

Warga Palestina di Jalur Gaza telah dilarang melakukan umrah sejak kudeta militer Mesir pada tahun 2013 yang hamper menututp secara permanen perbatasan Rafah. (ARN)

About ArrahmahNews (16663 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: