News Ticker

Kritisi Trump, Macron Minta Negara-negara Dunia Bekerjasama dengan Iran

NEW YORK – Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan multilateralisme dalam berurusan dengan Iran, dan meminta negara-negara yang hadir di Majelis tersebut agar berhenti membuat kesepakatan perdagangan dengan orang-orang di luar perjanjian iklim Paris, yaitu AS.

Meski tidak secara langsung menyebut AS, pidato Macron pada hari Selasa tidak diragukan lagi adalah kritik kepada pidato Presiden AS Donald Trump, tak lama sebelumnya. Sementara Trump merayakan konsep negara-bangsa yang berdaulat dan menolak “pemerintahan global,” Macron menyerukan multilateralisme dalam diplomasi dan perdagangan.

Trump mengancam Iran dengan sanksi yang lebih keras, dan menuduh rezim Hassan Rouhani menggunakan keringanan sanksi yang diberikan oleh Kesepakatan Iran 2015 untuk “membangun rudal nuklir, meningkatkan penindasan internal, membiayai terorisme, dan membiayai kekacauan dan pembantaian di Suriah dan Yaman” melalui pasukan proksinya.

Macron di sisi lain memuji kesepakatan nuklir yang mencabut sanksi sanksi kepada Iran sebagai ganti penghentian program senjata nuklirnya dimana hal itu membawa stabilitas di kawasan.

“Apa yang akan membawa solusi nyata bagi situasi di Iran dan apa yang sudah menstabilkannya? Hukum terkuat? Tekanan hanya dari satu sisi? Tidak!” Kata Macron. “Kami tahu bahwa Iran berada di jalur militer nuklir tetapi apa yang menghentikannya? Kesepakatan Wina 2015,” katanya sebagaiman dikutip RT.

Prancis tetap menjadi pihak yang bertahan dalam kesepakatan yang ditandatangani antara Iran, AS, Inggris, Prancis, Jerman, China, dan Rusia tersebut. Trump secara sepihak menarik AS dari kesepakatan, yang disebutnya “rejeki nomplok” untuk Iran pada bulan Mei. Macron mengunjungi Washington hanya beberapa hari sebelum penarikan Trump, dan menyuarakan oposisinya juga, dengan alasan bahwa kesepakatan buruk lebih baik daripada tidak ada kesepakatan sama sekali. (ARN)

About ArrahmahNews (16645 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: