News Ticker

Washington Kembali Jatuhkan Sanksi kepada 12 Perusahaan Rusia

WASHINGTON – Departemen Perdagangan AS telah memberlakukan pembatasan pada 12 perusahaan Rusia yang dituduh bertindak bertentangan dengan keamanan nasional atau kepentingan kebijakan luar negeri AS.

Menurut laporan RT, Selasa (25/09), Dokumen yang akan dipublikasikan pada hari Rabu (26/09) itu tidak menentukan tanggal dimulainya sanksi terhadap entitas-entitas yang dimaksud. Dokumen tersebut hanya menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika dilarang mengekspor barang-barang ke perusahaan-perusahaan yang terkena sanksi.

Baca: Disanksi Karena Beli Jet Rusia, China Panggil Dubes AS

Perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar hitam itu meliputi AeroComposite, yang dimiliki oleh United Aircraft Corporation Rusia; produsen peralatan teknologi Divetechnoservice; Perusahaan Negara Federal Produksi Perusahaan Ilmiah Ilmiah Gamma; Lembaga Penelitian Vektor; perusahaan konstruksi Nilco Group; Obninsk Research and Production Enterprise Technologiya; the Okeanos Scientific and Production Enterprise; pengembang dan pembangun mesin pesawat terbang Aviadvigatel; Pengembang solusi IT Rusia untuk jaringan listrik Infotech Group; Sistem Syrus; Institut penelitian berbasis Voronezh, Vega; dan produsen elektronik dan perangkat lunak radio, Lembaga Penelitian Instrumen Presisi.

Perusahaan-perusahaan yang disebutkan, bersama dengan afiliasi mereka di Iran dan Belarus, dilaporkan bertentangan dengan kepentingan keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Menurut Departemen Perdagangan, Vector Research Institute, penelitian Gamma dan perusahaan produksi, Syrus Systems, dan Infotech Group “telah memungkinkan kegiatan pelaku maya Rusia yang jahat.”

Baca: Rusia Ingatkan AS Soal Dampak Destruktif Sanksi atas Iran

Perusahaan Divetechnoservice dan Okeanos Scientific and Production Enterprise diberi sanksi karena menyediakan peralatan dan dukungan kepada Angkatan Laut Rusia. Perusahaan-perusahaan lainnya masuk daftar hitam karena dianggap mendukung kegiatan produksi kedirgantaraan militer Rusia. (ARN)

About ArrahmahNews (16647 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: