NewsTicker

Pertemuan Saudi, UEA dan Mossad di New York: Ganti Rezim Iran!

NEW YORK – Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan badan intelijen Israel; Mossad, menggelar pertemuan di New York City. Salah satu agendanya adalah menyerukan penggulingan rezim Iran.

Para pejabat yang berkumpul di New York City itu antara lain Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, Duta Besar UEA untuk Washington Yousef al-Otaiba dan Direktur Mossad Yossi Cohen.

Mereka berbicara bersama Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton dan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo. Mereka menilai, Republik Islam Iran tidak mungkin berubah atas kemauannya sendiri.

“Kecuali tekanan internal sangat kuat, saya tidak percaya mereka akan terbuka,” kata Jubeir pada konferensi United Against Nuclear Iran (UANI) di New York City. Konferensi itu dihadiri oleh negara-negara yang menentang kesepakatan nuklir Iran 2015 yang bernama resmi Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

“Bagaimana kita bisa bernegosiasi dengan negara yang ingin membunuh kita,” kata Jubeir dalam pernyataan yang dirilis surat kabar UEA, The National.

Dubes Yousef al-Otaiba mengatakan tekanan eksternal diperlukan dan akan menjadi kunci dalam mengubah arah Iran.

“Saya pikir setiap kalibrasi ulang kebijakan luar negeri Iran akan datang dari kebijakan eksternal,” kata Otaiba, yang menambahkan bahwa isolasi Teheran harus didukung oleh kekuatan Eropa, negara-negara Asia, serta Amerika Serikat.

“Jika misil diluncurkan di Arab Saudi dan UEA apa reaksi yang akan terjadi dan bagaimana kita akan dipertahankan?” kata diplomat Emirat tersebut.

“Saya menanyakan itu secara hipotetis, tetapi itu tidak benar-benar hipotetis. Negara-negara Teluk, Israel, dan negara-negara di sekitar adalah orang-orang yang berisiko langsung.” [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: