News Ticker

7 Pemuda Palestina Tewas dan 506 Lainnya Luka-luka Ditangan Militer Israel

JALUR GAZA – Tujuh warga Palestina kehilangan nyawa mereka dan lebih dari lima ratus orang lainnya mengalami cedera ketika pasukan militer Israel menembaki sekelompok pengunjuk rasa yang berpartisipasi dalam aksi anti-pendudukan di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan wilayah yang diduduki Israel.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Mohammed Nayef al-Houm yang berusia 14 tahun ditembak mati tepat di dadanya selama protes “The Great March of Return” di timur kamp pengungsi Bureij pada Jumat malam (28/09).

Pernyataan itu menambahkan bahwa Iyad Khalil Ahmed al-Shaer yang berusia 18 tahun dan Mohammed Bassam Shakhseh, 24 tahun, ditembak mati di timur Kota Gaza.

Baca: Presiden Israel Ancam Lancarkan Serangan Lebih Keras ke Jalur Gaza

Empat pemuda lainnya yang juga tewas diidentifikasi sebagai Mohamed Waleed Haniyeh, 24 tahun, Nasser Azmi Musbah, 12 tahun, Mohammed Ali Anshasi berusia 18 tahun dan Mohammed Ashraf Awawdeh, 23 tahun.

Sekitar 506 pengunjuk rasa lainnya juga menderita luka-luka. Sebanyak 210 demonstran dirawat di rumah sakit dan pusat medis di Jalur Gaza untuk menerima perawatan medis. Sembilan puluh orang diantara mereka dihantam dengan peluru hidup.

Tiga puluh lima anak, empat wanita, empat dokter dan dua wartawan termasuk di antara orang-orang Palestina yang terluka tersebut.

Baca: Khotbah Idul Adha Haniyeh: Blokade Israel atas Jalur Gaza Segera Berakhir

Seorang anak kecil dan seorang pemuda dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Keduanya memiliki luka tembak di dada yang ditimbulkan Israel. (ARN)

About ArrahmahNews (16659 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: