News Ticker

Putra Mahkota Saudi Kunjungi Kuwait Cari Mediasi dengan Qatar

KUWAIT – Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman akan mengunjungi negara tetangganya, Kuwait, pada akhir pekan. Rencana kunjungan ini diperkirakan sebagai upaya untuk mencari mediasi Kuwait guna menyelesaikan permasalahan antara blok pimpinan Saudi dengan Qatar.

Kantor Berita Kuwait melaporkan bahwa pemimpin de facto Arab Saudi yang berusia 33 tahun itu akan mengunjungi Kota Kuwait pada hari ini, Sabtu (29/09), dan mengadakan pembicaraan dengan Emir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al Jaber Al Sabah dan rekannya Sheikh Nawaf Al Ahmad Al Jaber Al Sabah.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni tahun lalu, setelah secara resmi menuduh negara itu “mensponsori terorisme.”

Blok Saudi cs dengan dukungan dari mantan presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi, ini kemudian diikuti oleh Libya, Maladewa, Djibouti, Senegal dan Komoro yang ikut mengakhiri hubungan diplomatik dengan Doha. Yordania kemudian memutuskan hubungan diplomatiknya juga.

Kementerian Luar Negeri Qatar kemudian mengumumkan bahwa keputusan untuk memutuskan hubungan diplomatik tidak dapat dibenarkan dan didasarkan pada klaim dan asumsi yang salah.

Pada tanggal 9 Juni 2017, Qatar dengan keras menolak tuduhan bahwa negaranya mendukung terorisme setelah rezim Saudi dan sekutu-sekutunya memasukkan dalam daftar hitam puluhan orang dan entitas yang terkait dengan Doha. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: