Iklan
News Ticker

China Batalkan Pertemuan Keamanan dengan Pentagon

WASHINTON – Sebuah pertemuan keamanan antara Menteri Pertahanan AS Jim Mattis dan rekannya dari China telah dibatalkan. Hal ini dianggap sebagai pertanda baru hubungan yang memburuk antara Beijing dan Washington.

Seorang pejabat senior AS mengatakan pada hari Minggu (30/09) bahwa China telah membatalkan pertemuan yang direncanakan untuk dilaksanakan pada bulan Oktober, beberapa hari setelah seorang pejabat tinggi China mengatakan tidak ada alasan untuk panik atas ketegangan yang berkembang di antara kedua negara.

Pejabat itu, yang terlibat dalam kebijakan China dan berbicara dengan syarat tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa China mencurigai Pentagon terhadap gagasan itu.

Baca: China Berjanji Negaranya Tidak akan Menyerah pada Tekanan AS

“Ketegangan meningkat, dan itu bisa terbukti berbahaya bagi kedua belah pihak,” kata pejabat itu.

Departemen Pertahanan AS sebelumnya mengupayakan kemungkinan pertemuan antara kepala Pentagon dan rekannya, Jenderal Wei Fenghe, sebagai bagian dari dialog diplomatik dan keamanan.

Dialog diplomatik dan keamanan AS-China diadakan untuk pertama kalinya pada Juni tahun lalu di Washington dan seharusnya terjadi setiap tahun.

Pembatalan ini pertama kali dilaporkan oleh The New York Times.

Sumber di Beijing mengatakan pekan lalu bahwa pertemuan keamanan mungkin tidak akan terjadi karena ketegangan dalam hubungan antara kedua negara.

Baca: BEIJING: Dengan Kerjasama, China-Rusia Mampu Atasi Konsekuensi Sanksi AS

Menteri luar negeri China, Wang Yi, mengatakan pada hari Jumat di Majelis Umum PBB bahwa “tidak ada alasan untuk panik” atas gesekan antara Beijing dan Washington, tetapi memperingatkan bahwa China tidak akan mau diperas atau ditekan karena perdagangan.

Sejumlah perkembangan terakhir telah meningkatkan ketegangan antara Beijing dan Washington.

Pembatalan Mattis itu dikukuhkan segera setelah kapal perang Angkatan Laut AS berlayar mendekati setidaknya dua pos terdepan China di rantai pulau Spratly yang disengketakan di Laut Cina Selatan pada hari Minggu, menantang klaim maritim Beijing. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: