Mahmoud Abbas Tolak Permintaan El-Sisi Batalkan Hukuman atas Jalur Gaza

TEL AVIV – Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas telah menolak permintaan dari Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi untuk membatalkan tindakan hukuman yang telah ia tetapkan di Jalur Gaza. Penolakan Abbas ini dilaporkan media milik Israel.

TV milik pemerintah Israel, Kan, yang dikutip MEMO pada Senin (08/10) menerbitkan kutipan dari panggilan telepon yang dibuat antara kedua presiden, menunjukkan bahwa permintaan itu dibuat atas dasar bahwa hukuman atas Gaza menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional Mesir.

“Langkah-langkah hukuman lebih lanjut terhadap Gaza akan merusak keamanan nasional Mesir,” El-Sisi mengatakan kepada Abbas dalam panggilan telepon tersebut.

Baca: Mahmoud Abbas Paksa Hamas Serahkan Kendali Jalur Gaza

Abbas menjawab, “Apa yang menjadi ancaman bagi keamanan nasional Mesir bukanlah hukuman saya, tetapi pembentukan sebuah negara untuk Ikhwanul Muslimin di Gaza yang dipimpin oleh Hamas.”

TV Israel mengklaim bahwa El-Sisi berhenti berbicara setelah jawaban Abbas. TV Israel itu juga menyebut bahwa seorang pejabat Palestina menggambarkan panggilan telepon itu berlangsung “sangat tegang”.

El-Sisis sendiri, dengan suara yang membela kepentingan Israel, pada bulan Juli, mengatakan dalam sebuah pidato yang disampaikan di Universitas Kairo bahwa “menemukan solusi tidak harus mengorbankan keamanan dan stabilitas Israel.” (ARN)

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.