News Ticker

Akademisi: Pemilu Bahrain Hanya Lelucon

MANAMA – Pemilihan parlemen yang akan berlangsung di Bahrain tidak lebih dari “lelucon” yang digunakan sebagai alat untuk menipu orang agar berpikir mereka memiliki suara dalam urusan kerajaan itu. Seorang akademisi menyampaikan hal ini dalam wawancaranya.

“Selama ini, tujuan diselenggarakannya pemilu di Bahrain adalah untuk menipu rakyat, untuk membuat mereka berpikir bahwa mereka memiliki peran mengenai siapa yang akan menjalankan negara. Tapi tentu saja siapa saja yang menjadi pengamat Bahrain tahu bahwa pemilu ini adalah lelucon. Pemilu ini adalah latihan tanpa hasil karena rakyat sama sekali tidak menentukan siapa yang memenangkan pemilu, ” ujar Colin Cavell, mantan dosen di Universitas Bahrain dalam sebuah wawancara dengan Press Tv pada hari Rabu (10/10).

“Raja dan keluarganya memilih siapa pemenangnya. Mereka akan memilih hasilnya. Hasilnya dengan kata lain sudah ditentukan sebelum pemilihan dimulai. Sebenarnya mereka sudah ditentukan dari sekarang. Mereka sudah tahu siapa yang akan memenangkan pemilu, ”tambahnya. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: