News Ticker

Dunia Bereaksi, Presiden Prancis Pertanyakan Hilangnya Khashoggi

PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada stasiun televisi Prancis 24 bahwa ia berniat untuk berbicara dengan timpalannya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman tentang hilangnya jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.

“Saya belum berbicara dengan presiden Turki, atau kepada Putra Mahkota Arab Saudi. Saya pasti akan berbicara dengan mereka,” kata Macron, sebagaimana dikutip Sputnik, Jum’at (12/10).

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Prancis menuntut orang-orang yang memiliki informasi tentang hilangnya Jamal Khashoggi, seorang wartawan oposisi Arab Saudi di Turki, agar membantu menguak kebenaran tentang insiden itu.

Baca: Produsen Senjata AS Khawatir Kontrak dengan Saudi Dibatalkan Pasca Kasus Khashoggi

“Hilangnya Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2 Oktober menimbulkan keprihatinan serius tentang nasibnya. Prancis menuntut agar fakta-fakta tentang [hilangnyanya] sang jurnalis segera diungkap dan semua orang yang dapat membantu mencari tahu kebenaran, sepenuhnya turut berpartisipasi dalam hal ini,” kata kementerian itu. dalam sebuah pernyataan.

Menurut pernyataan itu, klaim tentang keterlibatan pihak berwenang Saudi menjadikan Riyadh perlu memberikan jawaban rinci dalam kaitannya dengan hilangnya sang wartawan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa komentar otoritas Saudi atas masalah tersebut tidak meyakinkan dan menyerukan Riyadh untuk membuktikan bahwa mereka tidak ada hubungannya dengan penghilangan tersebut.

Baca: Pembunuhan Khashoggi Tingkatkan Tekanan pada Rezim Saudi

Khashoggi, kolumnis untuk The Washington Post, hilang di Turki pekan lalu. Menurut tunangan wartawan itu, ia diundang ke konsulat Saudi di Istanbul tetapi tidak pernah meninggalkan gedung konsulat. Menurut laporan media, penyelidik Turki percaya bahwa jurnalis tersebut dibunuh di dalam konsulat, tetapi Arab Saudi telah membantah tuduhan tersebut. Riyadh bersikeras bahwa wartawan itu hilang setelah dia meninggalkan konsulat. (ARN)
.

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: