Iklan
News Ticker

Erdogan: Beberapa Material di Konsulat Saudi Dicat Ulang Sebelum Penyelidikan Polisi Turki

ANKARA – Presiden Turki Tayyip Erdoğan mengatakan pada hari Selasa (16/10) bahwa beberapa material di konsulat Saudi di Istanbul tempat jurnalis Jamal Khashoggi menghilang dua minggu lalu telah dicat ulang.

Dilaporkan harian Turki, Yeni Safak, Erdogan menyampaikan hal ini setelah polisi Turki memasuki konsulat untuk pertama kalinya dan menggeledah tempat itu selama sembilan jam, Erdoğan juga mengatakan kepada wartawan bahwa mereka sedang mencari zat-zat kimia beracun dalam misi Saudi tersebut.

Sebelumnya para pejabat Turki mengatakan kepada Reuters bahwa pihak berwenang memiliki rekaman audio yang menunjukkan bahwa Khashoggi tewas di konsulat, dan telah menunjukkan bukti itu kepada negara-negara lain termasuk Arab Saudi dan Amerika Serikat. Arab Saudi membantah ada peran dalam hilangnya Khashoggi.

“Harapan saya adalah kami dapat mencapai kesimpulan yang akan memberi kami pendapat yang masuk akal sesegera mungkin, karena penyelidikan itu mencari banyak hal seperti bahan beracun dan materi-materi itu dihapus dengan mengecatnya,” kata Erdogan kepada wartawan di Ankara.

Sumber diplomatik Turki mengatakan bahwa para penyidik berencana untuk memperluas pencarian mereka pada hari Selasa ke kediaman konsul Saudi. Saluran televisi Turki sebelumnya telah menunjukkan rekaman adanya sebuah kendaraan besar yang meninggalkan konsulat dua jam setelah Khashoggi lenyap dan berhenti di kediaman konsul. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: