News Ticker

DK PBB Gagal Sepakati Penyelesaian atas Eskalasi di Gaza

DK PBB DK PBB

NEW YORK – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah menggelar rapat tertutup membahas situasi di Jalur Gaza, tetapi gagal mencapai kesepakatan tentang bagaimana menangani gelombang baru serangan mematikan Israel terhadap wilayah Palestina yang diblokade tersebut.

Diminta oleh Kuwait dan Bolivia, sesi darurat 50 menit itu diadakan pada hari Selasa setelah Gaza menyaksikan aksi kekerasan terburuk sejak perang tahun 2014.

Baca: PBB Minta Israel Tak Panaskan Jalur Gaza

Namun pertemuan itu berakhir tidak meyakinkan, tanpa pernyataan dari dewan tentang kekerasan, yang pecah ketika militer Israel melancarkan serangan komando terhadap Gaza pada akhir pekan dan menewaskan tujuh anggota gerakan perlawanan Palestina Hamas.

Operasi itu diikuti oleh gelombang serangan udara mematikan terhadap daerah pemukiman di seluruh Jalur Gaza.

Tindakan agresi Israel, bagaimanapun, menarik reaksi marah dari Hamas, yang menjalankan pemerintahan di Gaza, dan faksi perlawanan Palestina lainnya, yang menembakkan rentetan roket ke bagian selatan wilayah yang diduduki.

Baca: PBB: Bencana Kehancuran Bayangi Gaza

Setidaknya tujuh warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel dan lebih dari 30 lainnya terluka. Dua orang Israel juga tewas di Ashkelon, sementara sekitar 20 lainnya menderita luka-luka dalam serangan balik dari Gaza.

Bagaimanapun juga, pada hari Selasa, kelompok-kelompok perlawanan yang berbasis di Gaza setuju dengan gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel.

Baca: Blokade Gaza dan Diamnya PBB bukti Penindasan Palestina

Berbicara setelah pertemuan Dewan Keamanan, Duta Besar Kuwait Mansour al-Otaibi mengatakan kepada wartawan bahwa “kami tidak dapat menemukan solusi untuk situasi di Gaza” karena perbedaan pendapat diantara 15 anggota dewan.

Mayoritas negara anggota DK PBB mengatakan bahwa badan itu “harus melakukan sesuatu,” dengan beberapa menyarankan kunjungan ke wilayah tersebut, tetapi tidak ada keputusan yang diambil. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: