News Ticker

Usai ‘Raja Jokowi, Timses Temukan APK Dipasing di Masjid Daerah Garut

Poster Jokowi dipasang di Garut Poster Jokowi dipasang di Garut

JAKARTA – Kubu dari Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih geger dengan pemasangan alat peraga kampanye (APK) dengan gambar Jokowi mengenakan pakaian raja di Jawa Tengah. Baru-baru ini Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menemukan atribut kampanye yang dipasang di masjid di daerah Garut, Jawa Barat.

Baca: HEBOH, Beredar Poster ‘Raja Jokowi’ di Jawa Tengah

“Ini ternyata dipasang di tempat-tempat yang tidak boleh dipasang APK, ini dianggap alat peraga kampanye yang dipasang di masjid atau dekat masjid, ini salah, melanggar, tidak boleh sebetulnya,” kata Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Amin, Usman Kansong, di Rumah Cemara, Jl. Cemara No. 19, Menteng, Jakarta Pusat. Kamis (15/11/2018).

Dia mengatakan timses Jokowi tengah mendalami pihak yang memasang APK tersebut. Kubu Jokowi curiga karena pemasangan APK di masjid ini tak berselang lama usai ada pemasangan poster ‘Raja Jokowi’.

Baca: 3 Ribu Pimpinan Majlis Taklim Se-Jabar Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

“Ini sedang kita teliti sebetulnya siapa yang memasang, apakah dia paham atau tidak, bisa jadi tidak paham, mesti kita teliti, walaupun kami curiga ini adalah sebuah upaya, karena setelah di Banyumas, sekarang bergerak ke Jabar, pola yang sama dengan detil yang berbeda, kalau di sana itu kan poster, baliho Jokowi dengan mahkota,” ungkapnya.

“Kalau di Jateng kan dia ditanya lalu dia mengaku dia dibayar oleh orang yang mengaku dari PDIP. Itu sudah sampe titik itu dan sudah diturunkan,” sambung Usman.

Baca: Ini Alasan Jokowi Sebut Politik Sontoloyo

Sebelumnya, PDIP geger karena poster jenis rontek dengan gambar Jokowi bermahkota disebar di Jateng. Di setiap desa ada sekitar 10 lembar. Jika ditotal dengan desa di Jateng, ada sekitar 85 ribu rontek yang dipasang.

PDIP menelusuri dan mendapatkan keterangan satu poster yang dipasang menghabiskan uang Rp 15 ribu dengan rincian Rp 5.000 dan Rp 10 ribu untuk bambu dan tali. Diperkirakan pemasangan poster itu menghabiskan Rp 3,5 miliar sampai Rp 4 miliar. Pemasang poster masih misterius. (ARN/DetikNews)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: