News Ticker

Pertama Kali di PBB, AS Terang-terangan Dukung Pendudukan Israel atas Golan

UN diperbatasan Israel UN diperbatasan Israel

NEW YORK – Pemerintah AS, untuk pertama kalinya, mendukung pendudukan Israel atas Dataran Tinggi Golan dengan memilih menentang resolusi tahunan PBB yang mengutuk pendudukan yang biasanya selalu dengan suara bulat disetujui bersama dengan beberapa resolusi lain yang menentang Tel Aviv.

Resolusi yang berjudul “Golan Suriah yang diduduki,” diadopsi pada hari Jumat dengan 151 suara mendukung, dua menentang (Israel dan AS), dan 14 lainnya abstain tersebut, mengutuk Israel atas “tindakan represif” terhadap warga Suriah di Dataran Tinggi Golan.

Baca: TEGAS! Suriah di PBB: Kedaulatan atas Dataran Tinggi Golan adalah Mutlak

Resolusi yang diadopsi dalam sesi ke-73 Komite Khusus Politik dan Dekolonisasi Majelis Umum PBB (Komite Keempat), mengungkapkan keprihatinan mendalam bahwa Golan Suriah, yang diduduki sejak tahun 1967, telah berada di bawah pendudukan militer Israel.

Resolusi tahunan yang tidak mengikat ini mempermasalahkan “ilegalitas keputusan” yang diambil oleh Israel “untuk memaksakan hukumnya, yurisdiksinya dan administrasinya pada Golan Suriah yang diduduki,”  dimana ini adalah tindakan ilegal di bawah hukum internasional.

Baca: Israel Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah di Dataran Tinggi Golan

Penolakan AS terhadap resolusi tahunan ini mengisyaratkan perubahan dramatis dalam kebijakan Washington terhadap kawasan. Washington biasanya meski tidak menentang, namun mengambil sikap abstain dalam kasus-kasus sebelumnya. Administrasi Donald Trump telah mengumumkan perubahan kebijakan ini menjelang pemungutan suara.

“Jika resolusi ini masuk akal, pasti tidak hari ini. Resolusi itu jelas bias terhadap Israel, ”kata Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley dalam sebuah pernyataan.

Baca: Netanyahu Rangkap Jabatan Jadi Menhan Israel Gantikan Lieberman

Selama perdebatan, utusan Suriah Bashar al-Jafari bersumpah bahwa Damaskus akan merebut kembali dataran tinggi tersebut melalui perdamaian atau perang.

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah saat Perang Enam Hari di tahun 1967 dan terus menduduki dua pertiga wilayah strategis yang penting sejak itu, dalam sebuah langkah yang belum pernah diakui oleh masyarakat internasional. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: