News Ticker

Warga Turki Penuhi Masjid Meriahkan Peringatan Maulud Nabi

Warga Turki peringati Maulud Nabi Muhammad SAW Warga Turki peringati Maulud Nabi Muhammad SAW

ANKARA – Turki pada Senin malam (19/11) merayakan Maulud Nabi Muhammad, hari penuh makna spiritual dalam Islam. Muslim dari segala usia berduyun-duyun ke masjid untuk berdoa, membaca syair yang didedikasikan untuk Nabi Muhammad SAW pada kesempatan yang dikenal sebagai Maulid al-Nabawi.

Presiden Recep Tayyip Erdogan, dalam sebuah postingan Twitternya yang dikutip Anadolu Agency, mengatakan bahwa ia menyampaikan kepada seluruh masyarakat Turki dan seluruh dunia Islam atas Mawlid al-Nabawi, dan  berharap kebaikan bagi semua umat manusia.

Baca: Mufti Wahabi; Maulid Nabi Syirik, Hari Jadi Kerajaan Saudi Wajib

“Saya berfikir tentang Nabi tercinta kita Nabi Muhammad SAW yang kita cintai dengan akhlaq mulia, nabi penuh belas kasih kepada orang-orang yang tertindas dan miskin,” tulisnya.

Sementara itu, Ketua Parlemen Turki, Binali Yildirim, dalam sebuah pernyataan di kesempatan yang sama mengatakan, “Hari ini kita mengingat Nabi tercinta kita, yang telah diutus untuk umat manusia sebagai utusan dan penasihat”.

Baca: Bashar Assad Hadiri Peringatan Maulud Nabi di Masjid Damaskus

“Kita harus berupaya untuk mengisi hidup kita dengan kebaikan dan kebajikan,” tambahnya.

Ali Erbas, kepala Direktorat Urusan Agama Turki, mengeluarkan pesan ucapan selamat atas Maulid Nabi kepada semua warga negara Turki. Erbas berkata bahwa dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW, umat manusia mendapatkan kembali moral dan nilai-nilainya yang hilang.

Baca: SADIS! Saudi Hina Maulud Nabi Dengan Bantai Warga Yaman

“Hari ini, jika umat manusia memenuhi nilai-nilai yang ia bawa, umat manusia akan menemukan kedamaian,” katanya. lama terkemuka Turki itu mengatakan bahwa umat Islam harus memperkenalkan prinsip-prinsip kebaikan, rahmat, keadilan, moral yang baik dan koeksistensi Islam ke dunia, yang saat ini dilanda perang dan konflik. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: