News Ticker

Kunjungi Korban Bom Bunuh Diri, Presiden Afghanistan Janjikan Pembalasan

Presiden Afghanistan Kunjungi korban bom bunuh diri di RS Presiden Afghanistan Kunjungi korban bom bunuh diri di RS

KABUL – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyebut bahwa serangan bunuh diri pada peringatan Maulud Nabi yang terjadi di Kabul pada Selasa malam kemarin adalah tindakan melawan identitas nasional dan tidak akan dibiarkan begitu saja.

Presiden Ghani membuat pernyataan tersebut pada Rabu malam, setelah ia mengunjungi Rumah Sakit Darurat Kabul untuk menjenguk mereka yang terluka dalam serangan bunuh diri baru-baru ini di hotel Uranos, ibukota Kabul.

Baca: 50 Orang Lebih Tewas oleh Bom Bunuh Diri Teroris Saat Maulud Nabi

Menurut sebuah pernyataan dari Istana Kepresidenan yang dikutip kantor berita Afghanistan, Pajhwok pada Kamis (22/11), Ghani berdoa kepada Allah agar mereka yang terluka segera pulih, dan mengatakan bahwa serangan seperti ini adalah serangan kejam dan biadab yang belum pernah terjadi dalam sejarah Afghanistan, karena menargetkan para ulama, Al-Qur’an suci dan Maulud Nabi.

Ghani menekankan bahwa musuh-musuh Afghanistan telah melanggar semua batas moral dan agama dengan menargetkan struktur politik, tradisional dan kebangsaan. Ia berjanji bahwa semua itu tidak akan dibiarkan tak terjawab.

Baca: Dunia Kecam Aksi Bom Bunuh Diri Saat Maulud Nabi di Kabul

Ghani menambahkan bahwa Taliban tidak dapat menyelamatkan diri dari beban tanggung jawab dengan mengutuk serangan itu saja tetapi harus secara praktis bekerja untuk perdamaian udan ntuk mengakhiri pembunuhan manusia, orang-orang Afghanistan dan orang-orang Islam.

Tanpa menyebut negara mana pun, Ghani mengatakan bahwa tempat perlindungan para teroris di negara-negara  tetangga telah memberikan dukungan, pelatihan, dan sumber daya keuangan bagi para penyerang bunuh diri dan ia mendesak teman-teman internasionalnya untuk mengidentifikasi tempat-tempat, negara-negara dan pemerintah yang mendukung kelompok-kelompok terror tersebut.

“Presiden meminta dokter-dokter Rumah Sakit Gawat Darurat untuk menyembuhkan mereka yang cedera dengan sebaik mungkin,” tambah pernyataan itu.

Baca: Kenapa Semua Serangan Bom Bunuh Diri Pelakunya Wahabi?

Jumlah korban tewas akibat pemboman Hari Selasa di hotel Uranos telah meningkat menjadi 55 dan 94 lainnya terluka. Pemboman bunuh diri terjadi ketika majelis peringatan Maulud Nabi sedang berlangsung pada Selasa malam. Sejauh ini belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas pemboman itu. (ARN)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: