Serangan Militer Israel Kembali Lukai 20 Warga Palestina

Free Palestine
Free Palestine

PALESTINA – Setidaknya 20 warga Palestina terluka ketika pasukan Israel sekali lagi melepaskan tembakan anti-pendudukan di dekat pagar antara Jalur Gaza yang terkepung dan wilayah yang diduduki Israel.

Ashraf al-Qedra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan bahwa 20 orang ditembak dan terluka di timur Gaza pada hari Jumat (23/11).

Baca: AS Tak Terima Palestina Gabung Berbagai Organisasi Internasional

Hazem Qassem, seorang juru bicara gerakan perlawanan Hamas, mengatakan pada hari Jumat bahwa warga mendesak untuk mengambil bagian dalam protes anti-Israel itu, menekankan tekad mereka untuk mencapai tujuan dari unjuk rasa, terutama untuk mematahkan pengepungan Gaza.

Gaza telah berada di bawah pengepungan Israel sejak Juni 2007, menyebabkan penurunan standar hidup serta pengangguran dan kemiskinan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pengepungan ini juga telah menyaksikan gelombang baru ketegangan sejak 30 Maret, yang menandai dimulainya protes “The Great March of Return”.

Baca: Demo Jum’at di Palestina, Pendemo Injak Poster Lieberman

Hampir 240 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel sejak aksi protes anti-pendudukan dimulai di Jalur Gaza pada 30 Maret. Lebih dari 22.000 warga Palestina juga menderita luka-luka.

Bentrokan di Gaza mencapai puncaknya pada 14 Mei, menjelang peringatan ke-70 Hari Nakba (Hari Bencana), yang bertepatan tahun ini dengan relokasi kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem Timur, al-Quds, yang diduduki.

Baca: Polisi Wanita Israel Tembak Seorang Pria Palestina untuk Bersenang-senang

Pada tanggal 13 Juni, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi sebuah resolusi, yang disponsori oleh Turki dan Aljazair, yang mengutuk Israel atas kematian warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

Resolusi, yang telah diajukan atas nama negara-negara Arab dan Muslim itu, mengumpulkan suara mayoritas yang kuat dengan 120 suara di majelis beranggotakan 193 orang, dengan 8 suara menentang dan 45 abstain. (ARN)

About Arrahmahnews 26697 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.