NewsTicker

Zarif: Bullying AS Timbulkan Masalah Bagi Sistem Internasional

Menlu Iran dan Kadin Italia Menlu Iran dan Kadin Italia

ROMA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan bahwa bullying AS akan menimbulkan masalah bagi sistem internasional.

Dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Kamar Dagang Italia, Roberto Fico, di Roma pada hari Jumat (23/11) , Zarif menambahkan bahwa langkah sepihak dan ilegal AS untuk menarik diri dari perjanjian nuklir multilateral dan memberikan tekanan pada negara-negara lain adalah contoh bullying yang hanya akan terjadi dalam jangka pendek namun memberi hasil negatif jangka panjang dalam sistem internasional.

Baca: Zarif: Iran Tak Sudi Berunding dengan Trump Soal Nuklir

Ia menekankan bahwa Iran akan berhasil menangatasi situasi yang sedang berlangsung.

Pada bulan Mei, Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan nuklir Iran 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dimana Teheran setuju untuk membatasi program nuklirnya sebagai ganti penghapusan sanksi terkait nuklir, dan memutuskan untuk memaksakan sanksi sepihak terhadap Teheran.

Baca: Jawaban Pedas Zarif atas Tuduhan Trump ke Iran

Awal bulan ini, administrasi Trump mengumumkan pengenaan kembali sanksi “terberat” terhadap sektor perbankan dan energi Iran dengan tujuan menghentikan penjualan minyak dan ekspor penting negara itu.

Putaran pertama sanksi Amerika ini mulai berlaku pada bulan Agustus dengan menargetkan akses Iran ke dolar AS, perdagangan logam, batubara, perangkat lunak industri, dan sektor otomotif.

Baca: Zarif: Slogan ‘America First’ Trump jadi Bumerang untuk AS

Pemerintah AS berharap untuk membuat pihak lain dalam kesepakatan dengan Iran juga membatalkan kesepakatan itu. Namun yang terjadi adalah sebaliknya, mereka justru menekankan bahwa bukan saja mereka akan tetap pada perjanjian, tetapi mereka juga akan bekerja untuk mempertahankannya dalam menghadapi tekanan AS yang meningkat. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: