NewsTicker

White Helmets dan Jabhat Nusra Otak Dibalik Serangan Kimia di Aleppo

Senjata Beracun di Suriah Senjata Beracun di Suriah

SURIAH – Sumber yang dekat dengan kelompok militan mengatakan serangan gas baru-baru ini di Aleppo oleh Hai’at Tahrir Al-Sham atau Jabhat Al-Nusra menunjukkan bahwa Turki sama sekali tidak dapat mengendalikan kelompok teroris.

Surat kabar Al-Watan mengutip sumber yang dekat dengan kelompok teroris Nureddin al-Zinki yang mengatakan bahwa teroris Tahrir al-Sham bertanggung jawab atas serangan gas klorin di daerah pemukiman Aleppo, seperti dilansir FNA (26/11).

Baca: Tim Ahli Kimia Rusia Tiba di Lokasi Serangan Klorin Militan

“Serangan di daerah pemukiman Aleppo dilakukan oleh roket yang telah dipersenjatai dengan kimia oleh White Helmets,” kata sumber tersebut.

Sumber-sumber itu juga mencatat bahwa serangan kimia Tahrir al-Sham diluncurkan dari zona demiliterisasi yang ditentukan berdasarkan perjanjian Sochi.

Baca: Rusia: 2 Truk Klorin White Helmets Jatuh ke Tangan ISIS

Serangan-serangan dari zona demiliterisasi menunjukkan bahwa Ankara tidak memiliki kendali atas kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di zona tersebut, dan dengan demikian telah gagal menjalankan kesepakatan Sochi.

Dalam perkembangan yang relevan pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa penembakan gas klorin ke Aleppo dimungkinkan karena negara-negara Barat telah memasok senjata kepada militan sehingga mereka melancarkan serangan kimia.

Baca: 73 Orang Dilarikan ke RS Pasca Serangan Gas Beracun Militan di Aleppo

Damaskus kemudian menyerukan kepada PBB untuk mengambil langkah-langkah kepada militan yang menyerang Aleppo dan negara-negara yang mendukung mereka, Sputnik melaporkan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: