Hizbullah: Perang Terhadap Iran Berarti Kehancuran Israel

Sheikh Hassan al-Baghdadi
Sheikh Hassan al-Baghdadi

TEHERAN – Seorang anggota senior dewan pusat Gerakan Perlawanan Hizbullah Lebanon memuji Iran sebagai negara yang kaya dan kuat dan mengatakan bahwa perang yang dilancarkan terhadap Republik Islam itu akan mengarah pada penghancuran rezim Zionis Israel.

Berbicara kepada Kantor Berita Tasnim di sela-sela Konferensi Persatuan Islam, Sheikh Hassan al-Baghdadi menunjuk babak baru sanksi AS terhadap Iran dan mengatakan bahwa Republik Islam itu adalah negara kaya yang tidak akan terpengaruh oleh embargo ekonomi tersebut.

Baca: Komandan Israel Desak Tel Aviv Susun Rencana Pembunuhan Sekjen Hizbullah

“Juga, mereka (AS dan sekutu-sekutunya) tidak akan berani sepenuhnya menerapkan sanksi,” tambah ulama itu.

Syekh Baghdadi lebih lanjut menekankan bahwa mereka tidak dapat mengobarkan perang terhadap Iran karena konflik militer dengan negara itu hanya akan mengarah pada penghancuran rezim Israel dan ladang minyak negara-negara Arab Teluk Persia.

Pernyataan itu muncul ketika ketegangan antara Iran dan AS meningkat sejak Presiden AS Donald Trump meninggalkan perjanjian nuklir tahun 2015 pada bulan Mei dan menjatuhkan kembali sanksi terhadap Republik Islam.

Baca: Analis: Hizbullah Berjuang untuk Cegah Zionis Kuasai Timur Tengah

Para pejabat AS telah berulang kali mengklaim bahwa mereka bertujuan untuk menghentikan ekspor minyak Iran ke titik nol.

Menyusul keluarnya AS dari kesepakatan nuklir, Iran dan pihak yang tersisa meluncurkan pembicaraan untuk menyelamatkan kesepakatan tersebut.

Baca: Sekjen Hizbullah: Kebijakan AS dan Saudi Picu Ketegangan di Timur Tengah

Trump pada 6 Agustus menandatangani perintah eksekutif untuk memaksakan banyak sanksi terhadap Iran, tiga bulan setelah menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.

Ia mengatakan bahwa kebijakan AS adalah untuk memaksakan  “tekanan ekonomi maksimum” terhadap  negara itu. Putaran kedua sanksi AS terhadap Republik Islam mulai berlaku pada 4 November lalu. (ARN)

About Arrahmahnews 26691 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.