NewsTicker

Warga Idlib Serukan Pengusiran Teroris Tahrir Al-Sham

Kota Idlib, Suriah Kota Idlib, Suriah

SURIAH – Warga sipil di beberapa kota dan desa di provinsi Idlib tumpah ke jalan-jalan dan menyerukan penarikan segera Tahrir al-Sham Hai’at atau Jabhat Nusra dari daerah mereka, sebuah harian Suriah melaporkan pada hari Selasa, dan menambahkan bahwa Tahrir al-Sham telah menembaki para demonstran.

Harian Al-Watan mengutip sumber-sumber lokal di provinsi Idlib yang mengatakan bahwa ratusan penduduk di beberapa desa dan kota kecil, termasuk Kafr Nabl di Jabal al-Zawiyah dan juga di kota Idlib mengadakan protes besar terhadap Tahrir al-Sham, dan menyerukan pengusiran Jabhat Nusra dari daerah mereka, seperti dikutip FNA (27/11).

Baca: Tentara Suriah Serang Kamp Militer Pemberontak di Hama dan Idlib

Harian itu lebih lanjut mengatakan bahwa para pemrotes menyerukan pembebasan sejumlah 50 warga sipil yang ditangkap oleh Tahrir al-Sham, dan menambahkan bahwa kelompok bersenjata itu menembaki para demonstran yang menyebabkan lima warga sipil terluka.

Para demonstran menuntut Tahrir al-Sham untuk mengembalikan properti mereka, termasuk aset-aset Kristen yang telah dicuri oleh kelompok itu di Idlib dalam beberapa hari terakhir.

Harian itu lebih lanjut mengatakan bahwa pemberontakan terjadi setelah 2 aktivis media tewas di wilayah yang berada di bawah kendali Tahrir al-Sham, yang membuat marah penduduk setempat dengan turun ke jalan untuk menunjukkan protes atas pembunuhan, pemerasan, penculikan dan ketidakamanan di provinsi itu.

Baca: Suriah Tidak Akan Izinkan Idlib Berubah Menjadi Sarang Teroris

Sumber-sumber yang diinformasikan mengatakan pada hari Senin bahwa kelompok teroris Tahrir al-Sham Hayat dan Ahrar al-Sham melanjutkan dan mengintensifkan bentrokan mereka di jalan strategis bagian selatan provinsi Idlib.

Bentrokan sengit terjadi antara Tahrir al-Sham dan gerilyawan Ahrar al-Sham di pinggiran Ma’arat al-Nu’aman di selatan Idlib, sumber lapangan melaporkan.

Sumber-sumber mencatat bahwa pertikaian terjadi setelah Tahrir al-Sham memasuki wilayah Heish yang dikendalikan oleh Ahrar al-Sham dan mendirikan pos pemeriksaan di sana. Ahrar al-Sham juga menargetkan dan memukul pos Tahrir al-Sham dan menempatkan pasukan mereka dalam kondisi waspada.

Baca: Biadab, Pemberontak Suriah Hujani Kota Aleppo dengan Gas Beracun

Tahrir al-Sham juga memukul pos militer Front Pembebasan Nasional di daerah Babolin di wilayah Heish.

Sumber-sumber itu juga menunjukkan persiapan oleh Tahrir al-Sham Hayat untuk meluncurkan operasi militer skala besar di wilayah tersebut, dan mengatakan Tahrir al-Sham bertujuan menguasai jalan raya internasional yang melewati kota Ma’arat al-Nu’aman. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: