NewsTicker

Argentina Setujui Permintaan HRW Investigasi Bin Salman

Putra Mahkota Saudi di Argentina Putra Mahkota Saudi di Argentina

BUENOS AIRES – Argentina setuju untuk memproses kasus terhadap Putra Mahkota Saudi Muhammad Salman atas kejahatan perang di Yaman memenuhi permintaan Human Rights Watch.

HRW telah secara resmi meminta otoritas peradilan Argentina untuk menggunakan klausa konstitusional domestik guna menangkap dan mengadili bin Salman, yang dikenal sebagai MbS, atas kejahatan perang di Yaman dan pembunuhan jurnalis pembangkang Saudi, Jamal Khashoggi, nanti ketika ia tiba di Argentina untuk menghadiri KTT G20.

Baca: HRW Desak Argentina Investigasi Bin Salman atas Kejahatan Perang Yaman

Sarah Leah Whitson, direktur HRW Timur Tengah, memposting di akun twitternya pada hari Rabu (28/11) bahwa seorang jaksa telah setuju untuk melanjutkan kasus ini, dan meminta hakim untuk meminta informasi dari pihak berwenang Yaman dan Saudi mengenai kejahatan perang tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa jaksa penuntut telah meminta Kementerian Luar Negeri Argentina apakah status diplomatik pangeran mahkota itu memungkinkan bagi dilanjutkannya proses hukum.

Baca: Saudara Raja Salman Tak Berani Pulang Pasca Kritik Perang Yaman

“Pengadilan Argentina, dengan mengambil langkah-langkah menuju penyelidikan formal, mengirim pesan yang jelas bahwa bahkan pejabat yang berkuasa seperti Mohammed bin Salman tidak kebal hukum dan akan diselidiki jika terlibat dalam kejahatan berat,” kata Whitson dalam pernyataan yang dikirim melalui email kepada the Independen.

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya telah melancarkan kampanye militer yang menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan untuk menginstal ulang pemerintahan sekutu Riyadh, Mansour Hadi.

Baca: Apa yang Dipikirkan Masyarakat Dunia tentang Perang Yaman?

Bin Salman, yang juga menteri pertahanan Arab Saudi, dikenal sebagai pencetus perang Yaman. Pejabat HRW mengatakan bahwa kasus terhadap MbS setidaknya akan menggagalkan usahanya untuk memperbaiki citra usangnya setelah pembunuhan Khashoggi yang dituduhkan pada dirinya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: