NewsTicker

Erdogan Ancam AS Jika Terus Dukung Militan Kurdi Suriah

Erdogan, Turki Erdogan, Turki

ANKARA – Presiden Turki memperingatkan Amerika Serikat dengan ancaman akan melakukan “tindakan” yang diperlukan jika Washington menolak untuk menghentikan dukungan terhadap militan Kurdi yang berbasis di Suriah.

“Turki akan mengambil tindakan yang diperlukan jika AS tidak mempertimbangkan kekhawatiran keamanan Ankara terkait dengan perselisihan lanjutan dari YPG,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan di Parlemen Turki pada hari Selasa (27/11) sebagaimana diberitakan harian Turki, Sabah daily.

Baca: Menhan Turki Geram Beredar Foto Dinner Pasukan AS dengan Militan Kurdi

Ancaman Erdogan ini mengacu pada Unit Perlindungan Rakyat dukungan AS, yang dikenal sebagai YPG, yang merupakan cabang Partai Pekerja Kurdistan (PKK). PKK telah berperang selama beberapa decade melawan Turki untuk mendirikan sebuah negara merdeka di tenggara negara itu.

“Satu-satunya target dari kelompok teroris ini… adalah negara kita. Kita tidak bisa lagi berdiam diri terhadap ancaman ini”, kata Erdogan.

Baca: Komandan Militer: AS Provokasi Teroris di Kurdistan Irak untuk Serang Iran

Presiden Erdogan sebelumnya mengeluh bahwa YPG telah menerima ribuan truk bermuatan persenjataan dari AS dan bahwa senjata itu pada akhirnya akan digunakan untuk melawan Turki. AS mengklaim pihaknya mempersenjatai militan untuk melawan kelompok teroris takfiri Daesh.

“Jelas bahwa tujuan mereka mempersenjatai puluhan ribu orang bukanlah perang melawan terorisme karena tidak ada satu elemen Daesh yang tersisa di sepanjang perbatasan Turki,” kata kepala eksekutif Turki.

Baca: Politisi Kurdi: AS Ingin Militer Saudi, UEA, dan Yordania Hadir di Suriah

Suriah dan sekutunya memaksa Daesh keluar dari benteng terakhirnya di provinsi timur Suriah Deir Ezzor akhir tahun lalu.

Ankara, juga, telah mengerahkan pasukan ke Suriah dalam perang yang diumumkan melawan Daesh dan militan Kurdi di sepanjang perbatasan Turki dengan Suriah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: