News Ticker

Presiden Afghanistan Umumkan Tim Negoisasi dengan Thaliban

Afghanistan Afghanistan

JENEWA – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah mengumumkan 12 orang yang ditunjuk sebagai anggota tim untuk kemungkinan pembicaraan dengan Taliban. Tim negosiasi beranggotakan 12 orang dari pemerintah itu akan mencakup pria dan wanita untuk pembicaraan damai dengan Taliban, sebagai upaya terbaru untuk mengakhiri pemberontakan yang sudah berlangsung selama 17 tahun.

Utusan AS, Zalmay Khalilzad, yang bertemu dengan Taliban di Qatar awal bulan ini, telah menekan Ghani untuk mengumumkan tim negosiasi tersebut.

Baca: Serangan AS Tewaskan Sedikitnya 30 Warga Sipil Afghanistan

Dilansir dari AFP, Rabu (28/11), dalam konferensi internasional di Jenewa, Presiden Ghani mengatakan telah “membentuk tim beranggotakan 12 orang, berisi laki-laki dan juga perempuan, dan akan dipimpin oleh kepala staf kepresidenan (Abdul Salam) Rahimi.”

Ghani juga mengaku sudah menetapkan empat prinsip yang ditegaskannya harus menjadi tulang punggung dari segala bentuk perjanjian apapun dengan Taliban. Dua dari empat poin itu adalah menghormati konstitusi Afghanistan serta menolak adanya intervensi urusan dalam negeri oleh grup kriminal atau “teroris”.

Baca: Kunjungi Korban Bom Bunuh Diri, Presiden Afghanistan Janjikan Pembalasan

Para militan harus menerima konstitusi Afghanistan dan penolakan total terhadap gangguan dalam urusan domestik oleh kelompok “teroris” dan kriminal asing.

“Kami mencari kesepakatan damai di mana Taliban Afghanistan akan dimasukkan dalam masyarakat yang demokratis dan inklusif,” kata Ghani. Taliban sejauh ini menolak pembicaraan dengan pemerintah Kabul, yang dilihatnya sebagai boneka asing. (ARN)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: