News Ticker

Konferensi Anti-Terorisme ke-2 di Iran Sepakat Cabut Akar Terorisme

Konferensi Anti-Terorisme di Iran Konferensi Anti-Terorisme di Iran

TEHERAN – Pernyataan akhir dari konferensi anti-terorisme ke-2 di antara para pembicara parlemen Iran, Afghanistan, Pakistan, Turki, Cina, dan Rusia menekankan perlunya menemukan dan memotong akar terorisme.

“Kami sepakat bahwa memerangi terorisme tidak boleh hanya dibatasi pada penghilangan teroris dan organisasi teroris dan jaringan, tetapi akar dan kondisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan mereka harus mendapat perhatian penuh dalam kampanye melawan terorisme,” pernyataan yang dikeluarkan pada akhir konferensi mengatakan pada hari Sabtu, seperti dilansir FNA (08/12).

Baca: Zarif, Assad Tegaskan Barat Tak Bisa Halangi Iran-Suriah Perangi Terorisme

Pernyataan itu juga menyuarakan penyesalan mendalam atas dampak destruktif terorisme terhadap perdamaian, keamanan dan pembangunan, menekankan bahwa terorisme tidak boleh dikaitkan dengan agama, peradaban, bangsa atau kelompok etnis apa pun.

Para peserta konferensi juga mengecam keras tindakan teroris di Afghanistan, China, Pakistan, Rusia, Turki dan Iran, termasuk ledakan bunuh diri Kamis lalu di Tenggara Iran yang menewaskan dua orang.

Pernyataan itu menunjuk pada pencapaian baru-baru ini yang diperoleh dengan mengalahkan ISIL/ISIS di Irak dan Suriah, dan menyerukan upaya kolektif untuk melawan ancaman terorisme di negara-negara regional.

Baca: Turki: AS Rubah Perbatasan Irak-Suriah Jadi ‘Laboratorium Terorisme’

Konferensi anti-terorisme edisi ke-2 di antara para pembicara parlemen Iran, Afghanistan, Pakistan, Turki, Cina dan Rusia dimulai di Teheran pada hari Sabtu, dengan Presiden Iran Hassan Rouhain sebagai tamu istimewa dari acara tersebut.

Para pembicara parlemen Afghanistan, Pakistan, Turki, Cina dan Rusia bergabung dengan mitranya dari Iran Ali Larijani di Teheran untuk berpartisipasi dalam Konferensi Kedua tentang Melawan Terorisme hari ini dengan Presiden Rouhani menghadiri upacara pembukaan.

Baca: Assad: Ancaman, Sanksi dan Dukungan untuk Terorisme adalah Kebijakan Khas AS

Pada awal konferensi, Ketua Majelis Nasional Pakistan Asad Qaiser yang memimpin putaran pertama konferensi dan selanjutnya menyerahkannya kepada Larijani.

Kemudian Presiden Rouhani berbicara dalam konferensi itu segera.

Larijani dan pembicara parlemen dari Rusia, Cina dan Afghanistan juga menyampaikan pidato di acara tersebut. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: