News Ticker

Pemukim Ilegal Dipimpin Menteri Pertanian Israel Serbu Masjidil Aqsha

Menteri Pertanian Israel Menteri Pertanian Israel

YERUSALEM – Para pemukim Israel kembali menyerbu halaman Masjidil Aqsha pada hari Minggu pagi (09/12), ditemani oleh pasukan keamanan dari tentara pendudukan Israel.

Menurut sumber dari Departemen Wakaf Islam, yang dikutip IMEMC,  Menteri Pertanian Israel, Uri Ariel, memimpin sekelompok pemukim ekstrimis Israel yang masuk melalui Gerbang Mugrabi di dinding barat masjid suci tersebut.

Baca: VIDEO: Serbu Masjidil Aqsha, Ratusan Pemukim Israel Lakukan Provokasi

Ariel berasal dari partai “Rumah Yahudi”, yang dikenal karena posisinya yang paling kanan terhadap Palestina dan Arab. Ia memimpin serangan ke Masjid Al-Aqsa, yang menyebabkan konfrontasi antara jamaah masjid dan pasukan pendudukan pada 13 September 2015.

Serangan ini menyusul larangan 3 tahun yang dikenakan Netanyahu pada anggota Knesset, yang melarang mereka mengunjungi situs suci, karena masalah keamanan.

Baca: Imam Masjidil Aqsha: Senjata dan Roket Saudi Bukan Untuk Habisi Yaman Tapi Israel

Pada bulan Juni tahun ini, larangan itu dicabut dan anggota Knesset diizinkan untuk mengunjungi setiap tiga bulan sekali, meskipun demikian, peraturan ini sebenarnya telah diabaikan karena sebelum penyerbuan kali ini, hal serupa telah dilakukan pada pertengahan November lalu.

“Sejak larangan itu dicabut, telah terjadi peningkatan aktivitas dan gangguan dari para pemukim, sedangkan Al-Aqsa “menjadi sasaran serangan dan pelanggaran berbahaya  setiap hari yang memprovokasi perasaan Muslim dan Arab,” ujar Menteri Wakaf Yordania Abdel Nasser Abul Basal, pada awal Desember lalu.

Baca: Bentrokan Kembali Terjadi di Masjidil Aqsa, Puluhan Warga Palestina Terluka

Abul Basal mengatakan bahwa “adalah tugas kita” untuk membuka dialog dengan komunitas global “tentang bahaya yang dihadapi situs suci melalui konferensi internasional”, termasuk fokus pada situs Kristen suci yang mungkin terancam di Yerusalem. Konferensi akan berlangsung pada 20 Desember 2018. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: