Headline News

Erdogan Kecam Media Internasional Karena Minimnya Liputan Protes di Prancis

Presiden Erdogan

ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam media Internasional yang tidak memberikan cukup liputan terhadap protes yang terjadi di Paris, membandingkan mengenai perlakuan mereka terhadap peristiwa serupa yang sebelumnya terjadi di Turki.

Presiden Turki itu lebih jauh mengatakan bahwa sekarang tidak ada yang bisa memberi ceramah kepada Turki tentang demokrasi, hak asasi manusia dan kebebasan.

Baca: Tentara Suriah Sita Senjata Canggih Prancis di Selatan Daraa

“Mereka yang berpura-pura mendukung hak asasi manusia selama protes Gezi di Turki sekarang ‘buta, tuli, dan bisu’ terhadap protes di Paris,” kata Erdogan pada pertemuan kantor pusat Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) di Ankara pada Hari International Hak Asasi Manusia.

“Kalian membuat dunia terbakar saat protes Gezi. Mengapa? Apakah karena di sini adalah Turki? Ayo  siarkan juga,” kata Erdogan, menyerukan kepada dunia untuk menyiarkan visual dan rekaman dari protes Paris.

Baca: Maduro: Serangan AS-Inggris-Prancis ke Suriah adalah Tindakan Kriminal

Erdogan mengatakan bahwa sikap menentang upaya kudeta yang gagal di tahun 2016, dan persaudaraan yang ditunjukkan Turki bagi jutaan pengungsi sudah cukup untuk membebaskan Turki dalam masalah hak asasi manusia dan demokrasi.

“Mulai sekarang, Turki jelas bukan tempat dimana orang bisa menemukan masalah mengenai demokrasi dan hak asasi manusia,” tambahnya.

Baca: Perusahaan Perancis LafargeHolcim Ketahuan Danai ISIS di Suriah

“Tidak seorang pun dapat menguliahi negara kita tentang demokrasi, hak asasi manusia dan kebebasan,” demikian diberitakan Anadolu Agency mengutip pernyataan Erdogan. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: