NewsTicker

Pertama Kali, Warga Hodeidah Terima Bantuan Pasca Kesepakatan Damai

Wajah Sedih rakyat Yaman Wajah Sedih rakyat Yaman

HODEIDAH – Warga kota pelabuhan Hodeidah yang selama ini diblokade koalisi Saudi telah menerima paket bantuan pertama mereka pasca kesepakatan gencatan senjata ditandatangani antara faksi-faksi yang berseberangan untuk menghentikan permusuhan di kota itu.

Pada hari Kamis, lebih dari 3.200 paket dibagikan oleh Palang Merah ke barisan panjang pria, wanita dan anak-anak yang menunggu untuk menerima makanan dan kebutuhan lainnya.

Baca: PBB Sarankan Pihak Bertikai Yaman Tinggalkan Hodeidah

Mengomentari gencatan senjata kemudian pada hari Jumat, juru bicara Program Pangan Dunia Hervé Verhoosel menyambut baik kesepakatan itu.

“Perjanjian ini memiliki potensi untuk mengizinkan pelabuhan Hodeidah dan Saleef untuk beroperasi pada kapasitas mendekati normal,” kata Verhoosel.

“Aliran bebas pasokan makanan komersial ke Yaman seharusnya bisa mencegah kenaikan harga pangan lebih lanjut, yang telah meroket dalam beberapa bulan terakhir”.

Baca: Senat AS Pilih Akhiri Dukungan Trump atas Saudi dalam Perang Yaman

Namun juru bicara WFP itu menekankan bahwa kesepakatan tersebut masih “tidak cukup” untuk mengatasi masalah kemanusiaan yang ada.

“Itu sebabnya kami berharap pada bulan Januari atau setelahnya, putaran kedua diskusi akan berlangsung di bawah kepemimpinan Utusan Khusus, dan kami berharap bahwa perjanjian serupa lainnya akan tercapai di bagian lain negara ini”.

Baca: Permintaan Aneh Koalisi Saudi dalam Perundingan Damai Yaman

Gerakan Yaman Houthi Ansarullah dan mantan pemerintah yang didukung Saudi setuju pada hari Kamis untuk menarik pasukan dari kota dalam upaya untuk memfasilitasi akses bantuan ke penduduk sipil yang telah sangat terhambat oleh serangan koalisi pimpinan Saudi ke pelabuhan sumber kehidupan masyarakat itu.

Setelah kembali ke Yaman pada hari Jum’at, kepala negosiator Houthi Ansarullah Mohammed Abdulsalam menggambarkan perjanjian tersebut sebagai kemenangan bagi bangsa Yaman. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: