News Ticker

Senat AS Loloskan Resolusi Hentikan Dukungan ke Saudi dalam Perang Yaman

Senat Amerika Serikat Senat Amerika Serikat

WASHINGTON – S.J. Resolution 54, “resolusi bersama untuk penarikan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat dari permusuhan di Republik Yaman akhirnya berhasil lolos di Senat AS pada Kamis sore waktu setempat.

Senat memilih dua resolusi yang terkait dengan Arab Saudi: satu untuk mengakhiri dukungan AS dalam perang kerajaan di Yaman dan yang kedua untuk menuntut Pangeran Arab Saudi, Mohammad bin Salman, bertanggung jawab atas pembunuhan kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi. Yang terakhir, khususnya, dilihat sebagai teguran terhadap Presiden AS Donald Trump atas sikapnya yang tidak berkomitmen atas keterlibatan putra mahkota dalam kematian Khashoggi dan justru menutup-nutupinya.

Baca: Senat AS Pilih Akhiri Dukungan Trump atas Saudi dalam Perang Yaman

Senat memilih dengan suara bulat untuk mengutuk putra mahkota atas pembunuhan kolumnis WP itu.

Sebelumnya, pemungutan suara terakhir pada RUU untuk mengakhiri dukungan untuk perang di Yaman adalah 56 suara mendukung, 41 melawan. Resolusi membutuhkan mayoritas sederhana untuk bisa lolos.

Secara teknis, Kongres tidak pernah mengizinkan penggunaan militer AS di Yaman, meskipun selama bertahun-tahun pasukan AS mengisi bahan bakar kapal-kapal Saudi yang terlibat dalam konflik dan memberikan informasi penargetan untuk pengebom Saudi. Pasukan khusus AS juga membantu pasukan Saudi di tanah dekat perbatasan Yaman.

Baca: Senator Republik Ramai-ramai Kecam Trump atas Kasus Khashoggi

Resolusi ini memaksa Trump menarik pasukan AS yang terlibat dalam konflik dalam kurun waktu 30 hari.

Senator indepeden Bernie Sanders, menyampaikan pesan keras untuk Arab Saudi. “Kabarkan pada dunia bahwa Amerika Serikat tidak akan lagi menjadi bagian dari bencana kemanusiaan paling buruk di muka bumi,” tegasnya.

Sementara itu, senator dari Partai Republik, Bob Corker, mengatakan kepada MSNBC: “Jika putra mahkota diadili di hadapan panel juri, menurut saya, dia akan dinyatakan bersalah dalam 30 menit”.

Baca: Mantan Senat AS: Pembelaan Trump ke Saudi Hancurkan Kredibilitasnya

Resolusi mengenai Yaman menegaskan otoritas Kongres AS dalam memutuskan kapan Amerika terlibat atau berhenti terlibat perang.

Meski begitu, Presiden Trump berikrar akan memveto jika resolusi itu hendak diteruskan menjadi aturan mengikat. Lagipula, resolusi itu boleh jadi tidak menembus DPR, yang telah memblokir pemungutan suara mengenai Yaman. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: