News Ticker

Komentar Pedas Qatar: GCC Organisasi Ompong

Pertemuan GCC Pertemuan GCC

DOHA – Pada hari Sabtu (15/12), Qatar mendesak untuk mereformasi Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang masih belum bisa mengakhiri krisis antara Doha dan beberapa negara tetangganya, mengklaim blok tersebut dalam bentuknya saat ini “ompong”.

Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani mengatakan bahwa Qatar masih mengandalkan Kuwait dan pemerintahan negara regional lainnya untuk membantu menyelesaikan perselisihan antara pihaknya dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan anggota non-GCC Mesir yang telah memberlakukan boikot politik dan ekonomi pada Doha sejak Juni 2017.

Baca: Cibiran Pedas Qatar ke Saudi Cs, Ekonomi Kami Menguat Pasca Diboikot

“Kami percaya bahwa kita lebih relevan sebagai sebuah blok bagi Barat daripada sebagai negara terpisah dan terfragmentasi”, katanya di Forum tahunan Doha, sebagaimana dikutip MEE, namun mengatakan bahwa GCC membutuhkan mekanisme baru penyelesaian sengketa.

Ia mengatakan bahwa sebenarnya GCC memiliki mekanisme untuk itu namun tidak pernah mendesak anggotanya melaksanakan mekanisme tersebut, karena beberapa negara percaya bahwa mekanisme itu tidak mengikat, menekankan perlunya aturan yang memastikan bahwa hal tersebut mengikat semua anggotanya.

Baca: Permintaan Qatar Bangun Bandara di Gaza Diacuhkan Israel

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rumania, Theodor-Viorel Melescanu, yang menghadiri konferensi di Doha, mengatakan bahwa Uni Eropa berencana untuk menyelenggarakan konferensi guna menyelesaikan krisis.

Saingan Qatar dalam krisis Teluk menuduhnya mendukung terorisme dan mendekat ke Iran. Doha membantah tuduhan dan mengatakan boikot bertujuan untuk membatasi kedaulatannya.

Baca: Analis: Qatar Bikin Saudi Pusing Tujuh Keliling

Upaya mediasi oleh Kuwait, bersama dengan Oman yang adalah bagian dari GCC, dan Amerika Serikat, yang percaya kesatuan Teluk sangat penting untuk menghadapi Iran, tidak kunjung menyelesaikan masalah.

Salah satu tanda pertikaian masih memanas adalah bahwa emir Qatar tidak menghadiri pertemuan puncak tahunan Teluk pada hari Minggu. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: