News Ticker

Memalukan! Bahrain Bela Australia yang Akui Yerusalem Ibukota Israel

Al Khalifa Al Khalifa

MANAMA – Menteri Luar Negeri Bahrain, Khalid bin Ahmed Al Khalifa, pada hari Sabtu (15/12) membela keputusan Australia untuk mengakui Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel meski Liga Arab mengeluarkan pernyataan “sangat mengutuk” langkah itu.

Al-Khalifa sebagaimana dikutip Yeni Safak, dalam cuitan di postingan twitternya yang menolak kecaman untuk Australia mengatakan, “Ini adalah pernyataan yang tidak bertanggung jawab. Posisi Australia tidak menghambat tuntutan sah dari bangsa Palestina, dan Yerusalem Timur pertama dan terutama sebagai ibukota Palestina. Itu juga tidak bertentangan dengan Inisiatif Perdamaian Arab”.

Baca: Kupas Tuntas Deklarasi Yerusalem Al-Quds Sebagai Ibukota Israel (Bagian 2)

Sebelumnya, pada awal bulan, Al Khalifa juga menyuarakan dukungan untuk operasi Israel yang dikatakan bertujuan “untuk mengekspos dan menghancurkan terowongan lintas batas Hizbullah” dan pada bulan Mei mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri, pernyataan yang kala itu menjadi sebuah skandal yang mengungkap hubungan sangat dekat Bahrain-Israel.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan bahwa Australia secara resmi mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel, membalikkan kebijakan Timur Tengah negara itu selama puluhan tahun, tetapi tidak akan segera memindahkan kedutaannya.

Baca: Netanyahu Puji Habis-habisan PM Australia Terkait Permukiman

“Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang menjadi pusat Knesset dan banyak lembaga pemerintahan, sebagai ibu kota Israel,” kata Morrison.

“Kami berharap untuk memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem Barat saat waktunya tiba,” katanya kepada wartawan di Sydney. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: