News Ticker

Pengamat: Kesetian Indonesia dan Jokowi ke Palestina

Jokowi Bela Palestina Jokowi Bela Palestina

JAKARTA – Pengamat politik Timur Tengah, Dina Sulaeman menulis tentang betapa setianya Indonesia membela Palestina.

Faktanya dalam KTT OKI 2017 di Turki, banyak yang tidak tahu, sebenarnya yang paling tegas dan blak-blakan bicara bukanlah Erdogan, melainkan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan yang “terkeras” Pak Jokowi adalah, “Negara anggota OKI yang memiliki hubungan dengan Israel agar mengambil langkah-langkah diplomatik, termasuk kemungkinan meninjau kembali hubungan dengan Israel sesuai dengan berbagai Resolusi OKI”.

Baca: Jokowi di KTT OKI Istanbul ‘Tampar’ Barat dan Negara Arab Terkait Palestina

Jangan harap Erdogan akan berani mengusulkan hal tersebut karena Kedubes Israel berdiri aman sentosa di Jalan Mahatma Gandhi no 85, Ankara, Turki; serta ada dua konsulat di Istanbul dan Izmir.

Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral [bahwa Jerusalem adalah ibu kota Israel] yang dilakukan Trump.

Jokowi menyerukan, OKI harus konsisten memperjuangkan berdirinya negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Baca: Sikap Jokowi Soal Yerusalem: Kita Konsisten Bersama Palestina

Jokowi juga mengajak semua negara yang memiliki Kedutaan Besar di Tel Aviv, Israel, untuk tidak mengikuti keputusan AS memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem.

Selain itu, Jokowi meminta OKI agar mampu menjadi motor bagi gerakan di berbagai forum internasional dan multilateral untuk mendukung Palestina, termasuk di Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB.

“Perjuangan Palestina selalu ada di jantung politik luar negeri Indonesia. Setiap helaan napas diplomasi Indonesia, di situ ada Palestina.” (Menlu Retno Marsudi).

Baca: Retno Marsudi; Bela Palestina, Sentil Kolonialisme

Tapi saya ingatkan lagi, ada kelompok-kelompok di Indonesia yang selalu sok bela Palestina. Setiap demo mereka selalu bawa bendera Palestina meski isunya tak nyambung (demonya demi mendukung seseorang jadi gubernur/presiden, eh bendera Palestina yang dibawa).

Namun kedok mereka terungkap selama Perang Suriah 7 tahun terakhir. Mereka mengaku bela Palestina tapi malah mendukung “mujahidin” untuk menghancurkan Suriah.

(Suriah berbatasan wilayah dengan Israel. Selama ini, Suriah menampung jutaan pengungsi Palestina dan mereka dilayani setara dengan warga asli. Suriah juga menyediakan perlindungan kepada tokoh-tokoh Hamas. Hamas kemudian berkhianat (mendukung upaya penggulingan Bashar Assad). Tapi sebagian dari mereka sudah tobat dan ikut berperang melawan ISIS & Al Qaida).

Baca: TERUNGKAP! CIA Bunuh Michael Jackson Karena Bela Palestina

Hanya orang yang paham geopolitik yang mengenali mana emas, mana loyang dalam konflik Timteng. (ARN)

Sumber: Akun Facebook Dina Sulaeman

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: