News Ticker

Amerika Dirikan Pangkalan Militer Baru di Perbatasan Irak

Konflik Irak Tentara Amerika di Irak

ANBAR – Pasukan AS mendirikan pangkalan militer baru di provinsi Anbar, Irak barat, dekat perbatasan dengan negara tetangga Suriah, sebuah langkah yang menentang seruan luas untuk mengakhiri kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah.

“Pasukan Amerika telah membangun pangkalan militer di daerah al-Maliha dekat kota al-Qa’im, yang terletak hampir 400 kilometer barat laut ibukota Baghdad dan sepanjang Sungai Eufrat,” lapor surat kabar Arab independen Irak, al- Mashriq, yang mengutip walikota kota Ahmed al-Mahalawi.

Baca: Irak: Amerika Sembunyikan Pemimpin ISIS ‘Abu Bakr Al-Baghdadi’

Mahalawi menambahkan, “Pangkalan baru yang dekat dengan perbatasan dengan Suriah ini, tampaknya bertujuan untuk memantau perbatasan guna melindungi pasukan AS yang ditempatkan di Suriah dekat perbatasan Irak-Suriah.”

Walikota itu mencatat bahwa pangkalan militer ini adalah pangkalan militer kedua yang didirikan di wilayah Rumana di distrik Qa’im. Pangkalan sebelumnya didirikan awal bulan ini.

Secara terpisah, Frahan al-Dulaimi, anggota dewan provinsi Anbar, mengatakan bahwa pasukan AS “tidak memberi tahu pemerintah provinsi tentang pangkalan militer baru tersebut”.

Baca: Hizbullah Irak Beri Peringatan Keras Kepada Amerika Serikat

Dulaimi menambahkan bahwa “dewan provinsi tidak memiliki kekuatan untuk mencegah pasukan AS membangun pangkalan di wilayah gurun provinsi tersebut.”

Lebih dari 5.000 tentara AS dilaporkan dikerahkan di Irak untuk mendukung pasukan pemerintah selama pertempuran melawan teroris Daesh Takfiri.

Baca: Bukti-bukti Menunjukkan Amerika Membantu ISIS di Irak

Mantan perdana menteri Irak Haider al-Abadi mengumumkan berakhirnya operasi militer terhadap Daesh di negara Arab itu pada 9 Desember 2017, namun AS hingga kini masih belum menarik pasukannya dari sana. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: