NewsTicker

Rusia: Kehadiran Ilegal AS di Suriah Rintangi Penyelesaian Damai

Maria Zakharova Maria Zakharova

MOSKOW – Rusia mengecam kehadiran pasukan Amerika Serikat yang “ilegal” di Suriah, menyebutnya sebagai “rintangan berbahaya” dalam menemukan penyelesaian perdamaian di negara yang dilanda konflik tersebut.

“Dari menjadi sebuah faktor dalam perang melawan terorisme, kehadiran ilegal AS di Suriah menjadi rintangan berbahaya bagi jalan menuju penyelesaian (damai),” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam sebuah jumpa pers pada Rabu (19/12).

Baca: Analis: Idlib, Akhir Proxy AS di Suriah

Suriah telah dicengkeram oleh militan dukungan asing sejak Maret 2011. Pemerintah Suriah mengatakan bahwa rezim Israel dan sekutu Barat serta regional mereka telah membantu kelompok teroris takfiri itu mendatangkan malapetaka di negara tersebut.

AS telah lama disebut-sebut menyediakan jalur aman dan dukungan logistik kepada teroris takfiri, yang telah berjuang untuk menggulingkan pemerintah Damaskus sejak awal 2011 itu.

Baca: Bolton: AS Akan Tinggal di Suriah Selama Iran Ada di Sana

Saat ini, pasukan militer Amerika mempertahankan kehadiran signifikan mereka di utara Suriah, dimana mereka secara terbuka mendukung militan Kurdi anti-Damaskus.

AS dan sekutu-sekutunya juga telah menjalankan kampanye pemboman ilegal terhadap apa yang diklaim sebagai posisi-posisi Daesh. Serangan tersebut telah berbuat sedikit untuk mencabut terorisme, dan sebagai gantinya, menghambat kemajuan tentara Suriah melawan militan Takfiri dalam berbagai kesempatan.

Baca: Moskow: Kehadiran Militer AS di Suriah Seperti Pendudukan

Selanjutnya, aliansi militer itu juga telah berulang kali dituduh menargetkan dan membunuh warga sipil. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: