News Ticker

Sebagian Pembunuh Khashoggi adalah Duta Rahasia Putra Mahkota Saudi untuk Israel

Assiri Assiri

RIYADH – Sebuah laporan mengungkap bahwa seorang pejabat tinggi intelijen Saudi, yang dipecat atas pembunuhan Jamal Khashoggi, telah melakukan perjalanan diam-diam ke Israel sebagai utusan Putra Mahkota bin Salman terkait pembelian alat mata-mata Israel yang dikatakan telah membantu kerajaan melacak para pembangkang mereka di luar negeri.

Baca: Warbler Saudi: Raja Salman Ampuni Pembunuh Khashoggi

Menurut sumber informasi yang dikutip Wall Street Journal pada hari Selasa (18/12) kemarin, Mayor Jenderal Ahmed al-Assiri, mantan wakil kepala intelijen Saudi, telah mengunjungi Israel pada sejumlah kesempatan untuk membahas pembelian Pegasus, perangkat lunak yang sangat rumit yang digunakan untuk peretasan dan spionase.

Assiri, ajudan putra mahkota, dipecat pada bulan Oktober atas tuduhan berperan dalam pembunuhan yang mengerikan terhadap jurnalis Khashoggi, yang oleh masyarakat global diyakini merupakan perintah langsung dari bin Salman, yang dikenal sebagai MbS itu.

Baca: Pembunuhan Khashoggi Hancurkan Proyek ‘Neom’ Putra Mahkota Saudi

Laporan itu juga mengungkap bahwa salah satu pembantu terdekat bin Salman yang lain, Saud al-Qahtani, yang juga dipecat atas kasus yang sama, telah menjadi bagian dari hubungan rahasia Saudi terhadap Israel.

Baca: CIA Miliki Bukti Belasan Pesan Bin Salman ke Ketua Tim Pembunuh Khashoggi

Sumber-sumber itu mengatakan kepada WSJ bahwa Qahtani, penasihat media pangeran mahkota, bekerja untuk melunakkan citra Israel di media Saudi. Ia juga terlibat dalam pembelian teknologi spyware dari perusahaan Israel di Riyadh. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: