Pemerintah Irak Temukan Lagi Kuburan Massal Korban ISIS di Kirkuk

Kuburan Massal
Kuburan Massal

KIRKUK – Pemerintah Irak telah menemukan kuburan massal di provinsi utara Kirkuk di negara itu, yang berisi sisa-sisa jasad puluhan warga sipil yang diyakini telah dieksekusi oleh teroris takfiri ISIS/Daesh ketika mereka mengendalikan daerah itu.

Adel Ismail, seorang letnan-kolonel di kepolisian federal Irak, mengatakan kepada media pada hari Jumat (21/12) bahwa penemuan mengerikan terbaru itu terjadi pada hari Kamis di distrik Hawija di provinsi Kirkuk.

Baca: Tentara Irak Temukan Kuburan Massal Etnis Izadi Korban Pembantaian ISIS

Pejabat itu mencatat bahwa kuburan tersebut berisi sisa-sisa jasad “warga sipil yang tidak bersalah” yang “diculik dan kemudian dibunuh” oleh teroris takfiri tersebut.

Wani Firas, seorang warga di daerah itu, mengatakan bahwa ditemukan di sumur yang tampaknya dalam di wilayah Al-Abbassi, di Hawija.

Baca: Kuburan Massal Korban Serangan Udara AS Ditemukan di Raqqa

“Ini adalah kuburan massal yang digunakan oleh Daesh,” kata Firas, menambahkan,” Mereka biasanya datang ke sini, mengeksekusi dan melemparkan (para korban) ke dalam, dan kami biasa menonton dan mengamati dari dekat.”

Penemuan ini terjadi setelah pasukan keamanan Irak juga telah menemukan puluhan kuburan massal sejak mereka mengusir teroris Daesh pada tahun 2017 setelah tiga tahun pendudukan di Irak utara dan barat.

Baca: 115 Jasad Tentara dan Warga Ditemukan di Kuburan Massal di Raqqa

Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengatakan ada lebih dari 200 kuburan massal, berisi sisa-sisa jasad ribuan orang yang telah ditemukan di wilayah yang sebelumnya dikendalikan oleh Daesh Takfiri di Irak.

“Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) dan Kantor Hak Asasi Manusia PBB telah mendokumentasikan keberadaan 202 situs kuburan massal di provinsi Nineveh, Kirkuk, Salahuddin dan Anbar di bagian utara dan barat negara itu,” kata OHCHR dalam laporan yang diterbitkan bulan lalu.

Badan PBB itu lebih lanjut mencatat bahwa mungkin ada lebih banyak kuburan massal, dan sulit untuk menentukan jumlah total orang di kuburan-kuburan massal tersebut. (ARN)

About Arrahmahnews 26658 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.