Hamas: Great March of Return Berlanjut Sampai Blokade Diakhiri

TEHERAN – Seorang pejabat senior gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengatakan bahwa bangsa Palestina akan terus melanjutkan aksi unjuk rasa Great March of Return sampai diakhirinya blokade Israel atas Jalur Gaza.

Mahmoud al-Zahar, salah satu pendiri Hamas dan anggota kepemimpinannya di Jalur Gaza, membuat pernyataan itu dalam wawancara hari Minggu (23/12) dengan Jaringan Berita Al-Alam Iran di Teheran.

Ia mengatakan bahwa demonstrasi anti-pendudukan, yang dikenal sebagai “Great March of Return,” telah membuahkan hasil yang penting, dan tidak akan dihentikan sebelum blokade rezim Israel atas kantong itu dicabut.

Ketegangan telah meningkat di dekat pagar yang memisahkan Gaza dari wilayah pendudukan sejak 30 Maret, yang menandai dimulainya protes.

BacaTuduhan Menggelikan Mahmoud Abbas: Hamas Didanai PM Israel.

Para pemrotes Palestina menuntut hak untuk kembali bagi mereka yang diusir dari tanah airnya.

Bentrokan di Gaza mencapai puncaknya pada 14 Mei, menjelang peringatan 70 tahun Hari Nakba, atau Hari Bencana, yang bertepatan tahun ini dengan langkah Washington merelokasi kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem al-Quds.

Lebih dari 220 warga Palestina sejauh ini telah terbunuh dan lebih dari 20.000 lainnya terluka dalam bentrokan baru-baru ini di Gaza, menurut angka terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Gaza.

BacaHamas Kecam Rencana Abbas Bubarkan Parlemen.

Gaza telah dikepung Israel sejak Juni 2007, menyebabkan penurunan standar hidup serta pengangguran dan kemiskinan yang belum pernah terjadi sebelumnya. [ARN]

About Arrahmahnews 26687 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.