News Ticker

Pejabat Houthi: UEA Berusaha Gagalkan Kesepakatan Damai Yaman

SANA’A – Seorang anggota berpangkat tinggi dari gerakan Houthi Ansarullah Yaman mengatakan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) berupaya untuk menggagalkan kesepakatan yang baru-baru ini dicapai antara pihak-pihak yang bertikai dalam putaran terakhir perundingan perdamaian yang disponsori PBB di Swedia.

Berbicara kepada perwakilan dari berbagai partai politik Yaman di ibukota Sana’a pada Minggu malam (23/12), Sekretaris Jenderal biro politik Ansarullah, Fadhel Abutaleb mengatakan bahwa rezim Abu Dhabi sedang mencoba untuk mentorpedo perjanjian melalui tentara bayarannya, terutama melalui Tareq Mohammed Abdullah Saleh, seorang komandan militer Yaman dan keponakan mendiang presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

Bagaimanapun, Abutaleb menggambarkan bahwa perjanjian yang dicapai selama pembicaraan damai sebagai kemenangan bagi rakyat Yaman, menekankan bahwa kemenangan itu dicetak melalui ketabahan orang-orang dari semua lapisan masyarakat atas negara-negara yang terlibat dalam agresi militer yang sedang berlangsung di Yaman.

BacaBocah Ikon Perang Yaman Akhirnya Bebas Setelah Diculik dan Ditahan Saudi.

Abutaleb juga meminta tentara bayaranyang  bertempur di pihak Arab Saudi dan sekutunya untuk mundur dari kota pelabuhan strategis Laut Merah Hodeidah.

Pejabat tinggi Ansarullah itu kemudian memuji Resolusi 2451 Dewan Keamanan PBB tentang Yaman sebagai lebih efektif dan bermanfaat dibandingkan dengan yang sebelumnya.

Ia mendesak partai politik, faksi dan organisasi Yaman untuk membentuk komite penasehat dan mendukung delegasi nasional serta kepemimpinan politik serta visi-visi mereka.

Delegasi-delegasi dari gerakan Ansarullah dan perwakilan mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi duduk untuk putaran negosiasi damai di Rimbo, Swedia, awal bulan ini. Pembicaraan menghasilkan pengumuman perjanjian gencatan perdamaian.

Dokumen tersebut mencakup tiga ketentuan: gencatan senjata di sepanjang front Hodeidah, penarikan pasukan bersenjata ke luar kota dan pelabuhannya serta kesepakatan tentang pertukaran tahanan,  dan pernyataan kepemahaman tentang kota Yaman selatan, Ta’izz. [ARN]

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: