NewsTicker

VIDEO: Aktivis Medsos Serukan Kampanye Boikot Produk Saudi

Aktivis Medsos Aktivis Medsos

BEIRUT – Aktivis media sosial di sejumlah negara Arab telah meluncurkan kampanye untuk menyeru masyarakat di kawasan agar tidak membeli barang-barang buatan Saudi.

Kampanye ini diluncurkan dengan kemitraan pengguna media sosial dari Yaman, Lebanon, Irak, Tunisia, Palestina, dan Mesir sebagai bentuk protes mereka terhadap agresi koalisi pimpinan-Saudi-AS ke Yaman.

Sejumlah produk buatan Saudi sebenarnya adalah barang-barang Amerika yang baru saja diproduksi di tanah Saudi.

Baca: Qatar Larang Penjualan Semua Produk Saudi Cs di Negaranya

Kampanye boikot produk Saudi ini dijadwalkan untuk dilakukan malam ini dengan meluncurkan sebuah twitterstorm.

Arab Saudi telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan kekuasaan kepada presiden buron Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Agresi yang dipimpin Saudi sejauh ini telah menewaskan lebih dari 600.000 warga Yaman, termasuk wanita dan anak-anak. Terlepas dari klaim Riyadh bahwa mereka membom posisi pejuang Ansarullah, pembom Saudi kenyataannya meluluh lantakkan area pemukiman dan infrastruktur sipil.

Baca: Kesulitan Jual Extra Produksi Minyak, Saudi Menyesal Turuti Trump

Krisis Yaman adalah krisis kemanusiaan terbesar di dunia dengan lebih dari 22 juta orang dalam kondisi  membutuhkan, dipicu oleh konflik yang berkelanjutan, ekonomi yang runtuh dan hilangnya layanan sosial serta mata pencaharian. Blokade di Yaman telah menghambat pengiriman makanan dan obat-obatan kemanusiaan ke negara yang tergantung pada impor tersebut.

Baca: Takfirisme, Wahabisme Produk Arab Saudi Kacaukan Dunia

PBB telah berulang kali mengecam kampanye pemboman koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi-UEA dan menempatkannya dalam daftar hitam pelanggar hak-hak anak tahun lalu.

Sebuah panel PBB juga telah menyusun laporan terperinci tentang korban sipil yang disebabkan oleh militer Saudi dan sekutunya selama perang mereka melawan Yaman, mengatakan koalisi yang dipimpin Riyadh telah menggunakan amunisi berpemandu presisi dalam serangan mereka pada sasaran sipil. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: