NewsTicker

#BreakingNews, Trump Mendadak Kunjungi Irak

Donald Trump di Irak Donald Trump di Irak

BAGHDAD – Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak berencana membawa pasukan Amerika keluar dari Irak ketika dia melakukan kunjungan pertamanya ke zona pertempuran. Perjalanannya yang mengejutkan juga memicu kegilaan online setelah pesawatnya diketahui di Eropa.

Berbicara di Pangkalan Udara Al-Assad barat Baghdad, Trump membela keputusannya untuk menarik pasukan dari Suriah pekan lalu.

Baca: Kecam Trump, Capres Perancis Sebut AS Ulangi Skenario Irak

“Saya pikir banyak orang akan datang dengan cara berpikir saya. Sudah waktunya bagi kita untuk mulai menggunakan otak kita,” kata presiden. “Sebenarnya kami bisa menggunakan ini sebagai pangkalan jika kami ingin melakukan sesuatu di Suriah,” tambahnya.

Trump, ditemani oleh istrinya, Melania, melakukan perjalanan untuk menemui pasukan yang dikerahkan di zona perang untuk pertama kalinya sejak awal kepresidenannya. Dia telah menghadapi kritik sebelumnya karena menjadi Presiden AS pertama sejak 2002 yang tidak mengunjungi pasukan pada perayaan Natal, seperti dilansir RT (26/12/2018)

Baca: Penutupan Konsulat AS di Basra Bukti Kegagalan Washington di Irak

Pekan lalu, Trump mengumumkan penarikan total pasukan AS dari Suriah dan penarikan setengah dari pasukan saat ini di Afghanistan, yang disambut teriakan protes dari Demokrat dan Republik di Washington. Langkah ini mendorong pengunduran diri Menteri Pertahanan James Mattis dan bahkan menyerukan kudeta militer di antara beberapa kritikus Trump.

Sementara itu, Turki telah menimbun pasukan di perbatasannya dengan Suriah, yang kemungkinan serangan akan segera terjadi terhadap Kurdi. Milisi YPG yang dipimpin Kurdi telah menjadi andalan proxy AS “Pasukan Demokrat Suriah,” yang membebaskan sebagian besar timur laut Suriah dari ISIS, tetapi menolak untuk menyerahkannya kepada pemerintah Damaskus.

Baca: AS Tutup Konsulat di Irak Selatan

Perjalanan kejutan Trump ke Irak tidak luput dari perhatian, karena laporan pesawat Air Force One yang terbang di Eropa menyebar di media sosial pada hari Rabu.

Teori-teori tentang kemana ia akan pergi bermunculan, dipicu oleh fakta bahwa pemimpin AS itu biasanya diam di Twitter.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: