News Ticker

Rusia Kecam Serangan Israel ke Suriah Bahayakan Penerbangan Sipil

Puing jet Israel yang tertembak Suriah Puing jet Israel yang tertembak Suriah

MOSKOW – Rusia mengutuk serangan “provokatif” Israel ke Suriah, dan mengatakan bahwa serangan udara itu membahayakan penerbangan sipil.

“Tindakan provokatif oleh Angkatan Udara Israel membahayakan dua pesawat penumpang ketika enam dari F-16 melakukan serangan udara ke Suriah dari wilayah udara Lebanon,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov kepada wartawan, pada hari Rabu.

Dia menambahkan bahwa serangan udara Israel terjadi ketika “dua pesawat, bukan dari Rusia, sedang bersiap untuk mendarat di bandara Beirut dan Damaskus”, seperti dilansir PressTv (26/12).

Baca: VIDEO: Pertahanan Udara Suriah Tembak Jatuh Rudal-rudal Israel

Militer Suriah tidak meluncurkan rudal darat-ke-udara dan gangguan elektronik “untuk mencegah tragedi.” Salah satu pesawat sipil dialihkan ke bandara di Khmeimim, barat Suriah.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, militer Israel menggunakan 16 bom GBU-39 yang dipandu oleh laser buatan AS. Sebagian besar dari bom-bom tersebut dihancurkan oleh pertahanan udara Suriah dan hanya dua darinya yang mencapai target.

Tiga personel terluka ketika dua amunisi presisi menghantam kompleks logistik yang berjarak tujuh kilometer dari Damaskus.

Baca: Putin: Perang Lawan Teroris di Suriah Terus Berlanjut

Pernyataan itu sebagian besar mengkonfirmasi laporan oleh kantor berita resmi Suriah SANA yang dipublikasikan pada Selasa.

Sistem rudal pertahanan udara Suriah telah mencegat “target musuh” di dekat ibukota Damaskus.

Kemudian pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam serangan udara Israel sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah.

“Kami sangat prihatin dengan serangan-serangan itu dan bagaimana serangan itu dilakukan. Ini merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan Suriah,” kata kementerian itu.

Baca: Shadow Commander Kembali Muncul di Medan Perang Suriah

Serangan itu terjadi kurang dari sebulan sejak pertahanan udara Suriah diaktifkan terhadap beberapa rudal, yang ditujukan ke kota al-Kiswah, yang terletak sekitar 13 kilometer selatan Damaskus.

Israel sering menyerang sasaran militer di Suriah dalam upaya untuk menopang kelompok-kelompok militan yang telah menderita kekalahan telak terhadap pasukan pemerintah Suriah. (ARN)

Iklan
  • Sumanto Al Qurtuby: Mengapa Hizbut Tahrir Tidak Laku di Timur Tengah?
  • Perusuh 22 Mei ditangkap Polisi
  • Amien Rais, Kartu Mati
  • Wahyu Sutono: BTP "Ahok" Mimpi Buruk Bagi Jajaran BUMN Nakal
  • Indonesia Lawyer Club (ILC)
  • Presiden Jokowi
  • Wahabisme dan Takfirisme
  • Kampanye Hitam
  • Bendera Hitam
  • Proyek Wahabi di Sekolah dan Kampus
  • Abu Hamzah

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: