News Ticker

Komentar Pedas Mogherini: AS Tak Bisa Seenaknya Dikte Uni Eropa

Kanselir Jerman Mogherini

BRUSSELS – Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, mengatakan bahwa AS tidak dapat mendikte kebijakan negara itu kepada Eropa, menekankan bahwa blok dengan 28 negara anggota itu  tidak akan mengizinkan Washington untuk memutuskan hubungan dagangnya dengan Iran.

“Kami bekerja, sebagai persatuan 28 negara anggota dan dengan seluruh komunitas internasional, untuk mempertahankan perjanjian nuklir yang sejauh ini telah dilaksanakan secara penuh, sebagaimana disertifikasi oleh Badan Energi Atom Internasional dalam 13 laporan berturut-turut,” tulis Livemint, situs web UE, mengutip kata-kata Mogherini dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Selasa (01/02).

Baca: Iran-Eropa akan Gelar Perundingan Tingkat Tinggi di Brussels

“Bagian dari perjanjian ini mengharuskan kami untuk menjamin bahwa perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan bisnis yang sah dengan Iran diizinkan untuk melakukannya. Inilah yang sedang kami kerjakan saat ini: (menciptakan) sebuah alat yang akan membantu, melindungi, dan meyakinkan para pelaku ekonomi yang ingin melaksanakan bisnis yang sah dengan Iran,” katanya.

Mogherini menambahkan, “Kami orang Eropa tidak dapat menerima bahwa kekuatan asing, meskipun itu adalah teman dan sekutu terdekat kami, membuat keputusan atas perdagangan sah kami dengan negara lain. Ini adalah elemen dasar dari kedaulatan, dan wajar saja jika refleksi ini terjadi, tidak hanya di Eropa tetapi juga di bagian lain dunia”.

Baca: Para Pemimpin Asia dan Eropa Serukan Pencabutan Sanksi Terhadap Iran

Uni Eropa telah bersumpah untuk melawan sanksi baru Presiden AS Donald Trump terhadap Iran, termasuk melalui undang-undang baru untuk melindungi perusahaan-perusahaan Eropa dari tindakan hukuman.

Pada 8 Mei, presiden AS menarik negaranya keluar dari Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), kesepakatan nuklir yang dicapai di Wina pada 2015 setelah bertahun-tahun negosiasi antara Iran dan Grup 5 + 1 (Rusia, China, Amerika Serikat). AS, Inggris, Prancis dan Jerman).

Baca: Mogherini: Uni Eropa Aktifkan UU untuk Lindungi Perdagangan dengan Iran

Menyusul keluarnya AS, Iran dan pihak-pihak lainnya meluncurkan pembicaraan untuk menyelamatkan perjanjian itu. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: