News Ticker

John Bolton Yakinkan Israel Bahwa AS Tak Sepenuhnya Tinggalkan Suriah

John Bolton John Bolton

WASHINGTON – Penasihat keamanan nasional AS John Bolton dilaporkan merencanakan perjalanan ke Israel untuk membahas soal mempertahankan keberadaan AS di Suriah guna menghadapi ancaman Iran.

“Perjalanan itu hampir seperti semacam tur permintaan maaf, terutama kepada Israel, menyusul  pengumuman Trump tentang penarikan Suriah,” kata Pensiunan Angkatan Laut Laksamana James Stavridis, mantan komandan sekutu tertinggi NATO, sebagaimana dikutip NBC News.

Baca: Mantan Menhan AS: Mustahil Amerika Usir Iran dari Suriah

NBC News melaporkan bahwa beberapa pasukan AS mungkin akan tetap tinggal di pangkalan utama al-Tanf di Suriah selatan setelah pasukan Amerika meninggalkan negara itu.

Menurut saluran berita NBC, ada ratusan personel AS yang saat ini berada di pangkalan itu, yang berada di jalan penting dari Teheran ke Baghdad ke Damaskus.

Baca: Lavrov: Militer Amerika Tidak Akan Tinggalkan Suriah

Pada tanggal 5 Desember, Jenderal Valery Gerasimov, kepala Staf Umum Rusia, mengatakan bahwa Rusia telah menyarankan kepada Amerika Serikat untuk melenyapkan pangkalan militer di At Tanf dan sebagai gantinya membangun kontrol bersama Rusia-AS atas zona tersebut.

Menurut Gerasimov, Washington belum memberikan jawaban. Jenderal itu juga menekankan bahwa Amerika Serikat membenarkan kehadirannya di At Tanf atas kebutuhan untuk melawan Iran, yang mereka tuduh mengangkut senjata dan peralatan militer ke Suriah.

Baca: Amerika Tidak Akan Pernah Tinggalkan Suriah

Presiden AS Donald Trump mengejutkan sekutunya bulan lalu ketika ia mengumumkan penarikan segera sekitar 2.000 tentara dari Suriah. Setelah menghadapi protes sana sini, kini ia mempertimbangkan kembali waktunya dan memperlambat penarikan. (ARN)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: