News Ticker

Menguat Sangat Tajam, Rupiah Nyaris dibawah 14.000/USD

Rupiah Menguat Rupiah Menguat

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) buka suara mengenai penguatan rupiah terhadap dolar AS yang telah menembus level di bawah Rp 14.100/US$. Ada beberapa faktor yang menyebabkan rupiah begitu perkasa di awal pekan perdagangan.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah mengemukakan, penguatan rupiah didorong dari sikap positif dari kesepakatan perang dagang, perubahan sikap Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), serta berbagai faktor positif dari eksternal.

Baca: Rupiah Semakin Perkasa Hadapi Dolar AS

“Ini mendorong terjadinya pelemahan nilai tukar terhadap US$ secara broadbase, penguatan index saham global dan kenaikan yield US Treasury,” kata Nanang kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Senin (7/1/2018).

Baca: Pengamat: Rupiah Menguat Mingkem, Rupiah Anjlok Heboh

Dia menjelaskan, penguatan rupiah terjadi di tengah situasi pasar keuangan global yang diwarnai optimisme. Misalnya, pernyataan The Fed yang mengisyaratkan akan lebih fleksibel dan akan menunggu data ekonomi ke depan.

The Fed, menurut Nanang, juga siap melakukan perubahan dalam kebijakan suku bunga ke depan dan mulai melunak atas rencana proses penarikan likuiditas dari sistem keuangan.

Baca: Fadjroel Rachman: Selamat Tinggal US Dolar

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih menguat di perdagangan pasar spot valas awal pekan ini. Dolar AS sudah berada di bawah Rp 14.100. Pada Senin (7/1/2018) pukul 11:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.075. Rupiah menguat 1,33% dibandingkan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu. (ARN/CNBC)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: