News Ticker

4 Strategi Licik Terbaru Israel-Saudi Cs di Kawasan

Bashar Assad Bashar Assad Pejuang Rakyat Suriah

ABU DHABI – Israel, bersama dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir saat ini tengah bekerjasama dalam sebuah rencana baru yang meliputi perubahan penting dalam seluruh kebijakan mereka di Timur Tengah, guna menyingkirkan pengaruh Iran dan Turki di kawasan tersebut.

Laporan Middle East Eye menyebut bahwa kunjungan rahasia kepala Intelijen Israel, Yossie Cohen, ke UEA baru-baru ini adalah untuk membahas rencana tersebut yang meliputi 4 langkah, yaitu:

Afghanistan

Sebagai langkah pertama, mereka memutuskan untuk membantu Trump memenuhi janjinya mengurangi tingkat pasukan AS di Afghanistan sementara bekerja sama dengan Taliban. Seminggu setelah pertemuan itu, para pejabat Amerika duduk untuk melakukan pembicaraan dengan perwakilan Thaliban di Abu Dhabi.

Baca: Ali Khamenei: Sanksi Baru ke Iran Sebuah Kekalahan Terbesar Setan Besar AS dalam Sejarah

Sebelum ini, Iran, dalam koordinasi dengan pemerintah Afghanistan, telah mengadakan pembicaraan damai dengan Thaliban untuk mengembalikan ketenangan ke Afghanistan setelah 17 tahun pendudukan AS.

Irak

Langkah kedua yang disepakati dalam pertemuan itu adalah bertujuan untuk mengendalikan “kartu Sunni” di Irak dengan meminimalkan pengaruh Turki di antara Aliansi Poros Nasional, blok parlemen terbesar dari perwakilan Sunni Irak.

Baca: Suriah Sahkan UU Larang Ulama Mengobarkan Perpecahan Sektarian

Untuk mencapai ini, kata laporan itu, para pejabat Saudi memberi Mohammed al-Halbousi, juru bicara parlemen Irak, dua pilihan dalam kunjungan resmi pertamanya ke kerajaan itu pada bulan Desember yaitu, “untuk mengurangi pengaruh Turki pada Aliansi Poros Nasional, atau menariknya sepenuhnya. “

Kedua pejabat juga sepakat untuk memperkuat hubungan dengan Pemerintah Daerah Kurdistan Irak (KRG), dan mencegah rekonsiliasi dengan Ankara.

Suriah

Langkah ketiga adalah meluncurkan inisiatif diplomatik untuk memulihkan hubungan diplomatik penuh antara tiga negara Arab dan pemerintah Assad untuk mendorong Iran keluar dari sana.

“Mereka tidak mengharapkan Bashar untuk memutuskan hubungan dengan Iran, tetapi mereka ingin Bashar menggunakan Iran daripada digunakan oleh mereka,” kata seorang pejabat Teluk Persia.

“Pesannya adalah:‘ Kembalilah ke cara ayahmu memperlakukan orang-orang Iran, setidaknya beda tipis, bukan tunduk pada kepentingan Iran”.

Baca: Aktivis: AS Gunakan Saudi Sebar Sektarianisme di Kawasan

Itu sebabnya UEA dan Bahrain memutuskan untuk membuka kembali misi diplomatik di Suriah sementara Presiden Sudan Omar al-Bashir menjadi presiden pertama yang bertemu dengan Assad di Damaskus setelah beberapa tahun.

Para analis mengatakan bahwa tidak ada yang akan terjadi tanpa persetujuan dari Riyadh.

Kurdi

Langkah keempat bertujuan mendukung Kurdi Suriah melawan upaya Turki untuk mengusir Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dari kota-kota Suriah yang berbatasan dengan Turki.

Pejabat Teluk Persia menekankan kepada MEE bahwa Saudi sendiri tidak ingin berada di barisan depan dari upaya diplomatik untuk mendekati Assad ini, namun mereka setuju dengan rencana untuk berusaha memperkuat Assad guna melemahkan Turki. (ARN)

Iklan

1 Comment on 4 Strategi Licik Terbaru Israel-Saudi Cs di Kawasan

  1. Saya yakin strategi mereka ini sudah dibaca oleh Teheran cs. Paling-paling akhirnya seperti di Lebanon, Irak : pengaruh Iran Malin kuat dan pengaruh Saudi makin ilang di Suriah. Kita lihat saja nanti.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: