News Ticker

Bentrok Antar Pemberontak di Idlib Untungkan Tentara Suriah

IDLIB – Perang antar-pemberontak baru-baru ini di provinsi Idlib telah terbukti menjadi kemenangan besar bagi militer Suriah dan sekutu mereka, karena pengambilalihan kendali oleh teroris di provinsi itu memungkinkan pemerintah untuk melanjutkan rencana serangan ofensif barat laut Suriah tersebut.

Berbicara kepada Al-Masdar News dari kubu pemerintah Mhardeh, seorang perwira dari Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) mengatakan bahwa ekspansi Hay’at Tahrir Al-Sham baru-baru ini di provinsi Idlib dan Aleppo hanya akan meningkatkan tekanan Rusia pada sekutu Turki mereka untuk melenyapkan para teroris tersebut.

“Rusia mengawasi konflik di Idlib dengan sangat dekat dan menekan Turki untuk mengakhiri kehadiran teroris,” kata perwira NDF itu kepada Al-Masdar News, Minggu (13/01).

Baca: Pemberontak Pro Turki Kehilangan Banyak Daerah Kekuasaan di Idlib

“Sudah ada banyak tentara Rusia di sini (Mhardeh) dan mereka terus mengirim lebih banyak tentara setiap hari,” lanjutnya.

Bukan kebetulan bahwa Tentara Arab Suriah telah mengumpulkan pasukan di poros Idlib-Hama sejak Hay’at Tahrir Al-Sham merebut Jabal Shashabo dan wilayah timur Dataran Al-Ghaab dari Front Pembebasan Nasional yang didukung Turki ( NLF); mereka kemungkinan akan terus mengerahkan pasukan dalam upaya untuk memaksa Turki menarik diri dari pos pengamatan mereka atau mengusir pemberontak.

Baca: Perang Antar Militan di Aleppo dan Idlib Tewaskan 500 Teroris

Dengan Hay’at Tahrir Al-Sham mengincar tiga kota besar terakhir (Saraqib, Ma’arat Al-Nu’man, Ariha) di bawah kendali NLF di Idlib, seluruh bagian yang dikuasai oposisi di provinsi itu akan segera berada di bawah kendali kelompok teror tersebut, dan memudahkan pemerintah Damaskus untuk merebutnya kembali. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: